Kenapa Teko Listrik Bisa Berbunyai..? Kopi, Teko Listrik dan Boiler, Hubungannya?

u t u u t u teko listrik stainless steel uk 5liter 500watt full02 i287p8va

Ceret atau Teko Listrik dan Kopi

Pagi-pagi baru pulang Shalat Subuh biasanya membuat kopi untuk menemani aktifitas pagi. Kerja buat artikel sambil sruput kopi …hhssttt… Nikmat sekali… Kemudian Kopi taruh disamping Laptop..
“Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan”.
Hehe… Nikmatnya kopi juga kan rejeki dari sang Khaliq
Tekno Listrik, Boiler, Teko dan Boiler

 

Ceret / Teko Listrik dan

Ceret Listrik merupakan salah satu jenis Boiler atau ketel.

Loo kok bisa, 

Tentu saja bisa, karena ceret listrik sendiri prinsip kerjanya adalah sama seperti prinsip kerja Boiler yaitu merebus air. biasanya air di rebus hingga mencapai titik superheated ( kering) untuk menggerakkan seperti di PLTU. Boiler di PLTU memiliki struktur yang rumit dan kompleks mulai dari susunan struktur sampai operasional. Selain itu tekanan kerja yang di hasilkan juga sangat tinggi sesuai dengan kebutuhan .

Berbeda dengan Ceret Listrik kecil dimana bodynya bisa menampung 5 liter dengan kebutuhan biasanya 500 Watt. Tentu sangat jauh berbeda jika kita membandingkannya dengan Boiler . Fungsinya sederhana yaitu hanya untuk memanaskan air.

Loo Trus kok bisa berbunyi nyaring saat merebus air…

 

Sifat dari air

Secara sederhana air itu sangatlah fleksibel,

– Jika di masukkan kedalam freezer (0 oC) maka ia akan membeku

– Jika di biarkan di suhu ruangan (25 oC) maka ia akan menguap

– Jika di panaskan pada suhu 100 oC (titik didih) maka akan mendidih

Read also  Keseimbangan Energi Pada Boiler

 

Titik didih inilah yang berperan penting dalam proses perebusan air

Sebelumnya, kita harus tahu dulu definisi titik didih. Titik didih adalah suhu dimana tekanan uap suatu zat (cair) sama dengan tekanan udara luar, sehingga proses penguapan terjadi di seluruh bagian cairan. Hal ini dapat kita perhatikan dengan adanya gelembung yang tidak lain uap-uap (gas) yang ingin keluar dari cairan.

Ketika suatu cairan (misalkan air) dalam suatu wadah dibiarkan di udara terbuka, maka lama kelamaan air tersebut akan habis. Hal ini terjadi karena air tersebut menguap. Pada suhu normal (bukan pada titik didih air), penguapan hanya terjadi pada bagian permukaan cairan. Hal ini terjadi karena bagian permukaan adalah bagian yang paling dekat dengan udara luar sehingga partikel air di bagian permukaan memiliki kesempatan paling besar untuk meninggalkan fasa cair menuju fasa gas (menguap).

Semakin tinggi suhu, semakin cepat penguapan terjadi, sedangkan semakin rendah suhu, maka penguapan pun berlangsung semakin lambat. Jika wadah yang berisi air ini kita tutup rapat sehingga tidak ada uap air yang dapat lepas ke udara terbuka, maka uap tersebut akan terperangkap di ruang antara tutup wadah dengan permukaan air. Penguapan ini akan terus berlangsung sampai pada suatu ketika, ruang tersebut sudah “penuh sesak” oleh uap air. Sehingga timbul tekanan.

Tekanan berusaha keluar dari ceret listrik melalui lubang teko, semakin lama tekanan semakin besar sehingga membuat ruangan teko tambah sesak. Dengan tekanan yang terjadi akhirnya uap keluar melalui lobang teko dengan kecepatan tinggi. Hal inilah yang membuat teko berbunyi nyaring.