Krisis Minyak Goreng Menghantui Thailand

kelangkaan minyak kelapa sawit

alwepo.com, Bangkok –  Joko Widodo () telah membuat keputusan pelarangan sementara produk yang secara resmi berlaku sejak Kamis (28/4/2022) lalu.

harga minyak goreng masih mahal kebijakan larangan ekspor cpo dinilai tidak efektif

Pelarangan itu diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22/2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil ditetapkan pada 27 April 2022.

Di samping itu, Jokowi juga akan mencabut larangan ekspor bahan baku dan minyak goreng jika kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi.

Pengaruh Global Pelarangan Ekspor Minyak

Akibat dari pelarangan ekspor minyak kelapa sawit ini ternyata sangat berdampak ke beberapa negara di kawasan asia yang menggantungkan penggunaan minyaknya yang menggunakan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama mereka.

Salah satunya adalah negara Thailand, sebagaimana dilangsir dari bangkokpost Menteri Perdagangan Thailand, Jurin Laksanawisit berjanji untuk mengatasi harga minyak sawit yang tinggi pekan ini menyusul harga minyak goreng sawit yang terus melonjak menjadi hampir 70 baht (Rp 30.450) per botol dari 56-60 baht pada akhir tahun 2021 lalu.

Ini dilakukan setelah mengawasi kenaikan harga barang-barang konsumsi penting termasuk minyak sawit, Jurin mengatakan kenaikan harga minyak goreng sawit yang siginifak akibat meningkatnya harga inti sawit dan harga minyak sawit mentah ().

Harga inti sawit telah meningkat selama lima tahun terakhir dari hanya 2 baht per kilogram pada tahun 2017 menjadi 10-11 baht per kg untuk tahun ini. Jurin mengakui harga yang lebih tinggi menguntungkan petani sawit, tetapi juga mempengaruhi konsumen.

Read also  Stasiun Gilingan Pabrik Gula

“Saya sudah memerintahkan Departemen Perdagangan Internal untuk mencari solusi terbaik dan memastikan keseimbangan bagi semua pemangku kepentingan, baik itu petani, produsen atau konsumen,” katanya seperti dilansir Bangkokpost.