Pekerjaan yang Banyak di Butuhkan tapi Peminatnya Sedikit

Pekerjaan yang Banyak di Butuhkan tapi Peminatnya Sedikit
Motivasi Pekerjaan

 

Pada kondisi seperti sekarang ini terlebih dengan kondisi pandemi saat ini. Pada beberapa perusahaan dan jenis banyak melakukan pengurangan karyawan baik berupa pemutusan hubungan kerja karena bangkrut, ataupun karena kondisi yang susah, kemudian ada juga yang merumahkan karyawannya karena tidak bisa beroperasi maksimal dan bahkan ada juga yang sehari masuk sehari tidak. Kemudian bukan cuman usaha besar tetapi usaha-usaha kecil juga banyak yang gulung tikar.

Kondisi tersebut mengkhawatirkan dan menjadi problem di masyarakat kita. Disisi lain ada beberapa tempat atau industri yang secara reguler mencari pekerja untuk bekerja di perusahaannya. Memang secara kondisi terlihat berlawanan tetapi memang itulah kenyataannya.

Salah satu contoh pekerjaan yang membutuhkan tenaga pekerja dan ini berlangsung secara rutin. Salah satu yang menyebabkan hal ini adalah peminatnya yang sering turun dan merasa terpaksa orang untuk bekerja di bagian ini.

Pemanen buah , peminatnya turun seiring meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat. Tetapi yang anehnnya adalah banyak dari masyarakat kita menjadi TKI hanya untuk menjadi Pemanen Sawit, kalau dihitung- hitung secara penghasilan bulanan sih tidak terlampau jauh beda. Tetapi kalau di lihat secara akomodasi trasnportasi dan wilayah kerja (Luar Negeri dan Dalam Negeri) tentu akan lebih di untungkan bagi mereka yang bekerja didalam Negeri.

Wilayah-wilayah perkebunan sawit seperti di Kalimantan, Sumatra dan Sulawesi tentu menjadi tempat-tempat yang membutuhkan banyak pekerja di pemanen sawit.

Ada banyak contoh yang bisa kita ambil ketika orang bekerja di kebun sawit terutama meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Mulai dari menyekolahkan anak dan membangun rumah. Dari 2 hal ini kita sudah bisa mengambil keseimpulan bahwa bekerja sebagai pemanen kelapa sawit tidak sejelek yang beredar di masyarakat. Ada banyak orang yang hidup sejahtera dengan menjadi pemanen sawit. Intinya sih sebanranya kembali kediri masing-masing.

Read also  SIAPAKAH ANAK YANG PALING BAHAGIA?

Salah satu contohnya adalah karyawan di tempat saya bekerja, bapak ini sudah bekerja 15 tahun. Dalam waktu tersebut beliau bisa menyekolahkan anak dan membangun rumah dan bahkan memiliki kebun. Dalam kesehariannya selain bekerja juga bercocok tanam di samping rumahnya. Karena di kebun sawit tanahnya sangat subur sekali dan bahkan sayuran-sayuran untuk di konsumsi sehari-hari tidak perlu beli. Sungguh menarik kalau kita melihat secara lebih dekat dengan mereka dan melihat keseharian mereka yang begitu disiplin dalam menjalankan aktifitas mereka sehari-hari.

Siapa Yang Bersungguh-Sungguh Pasti Berhasil