Vibrating Screen Pabrik Kelapa Sawit dan Cara Setting


alwepo, Vibrating Screen pabrik kelapa sawit adalah peralatan yang digunakan dalam proses pemisahan padatan dari cairan dalam pengolahan kelapa sawit. Fungsi utama dari vibrating screen ini adalah untuk menyaring cairan dari kotoran atau padatan yang terkandung dalam cairan tersebut.

Dalam pabrik kelapa sawit, buah kelapa sawit akan melewati serangkaian tahapan pemrosesan, dan salah satu tahapan ini adalah pemisahan padatan dari minyak kelapa sawit cair. Vibrating screen digunakan untuk memisahkan serat, batu, pasir, dan bahan-bahan lain yang ada dalam campuran ini. Dengan cara bergetar, vibrating screen akan membantu memisahkan padatan dari cairan minyak kelapa sawit, sehingga minyak yang dihasilkan menjadi lebih murni.

Vibrating screen biasanya terdiri dari lapisan bergetar yang berbeda ukuran mesh (saringan) untuk menyaring berbagai ukuran partikel padatan. Pabrik kelapa sawit biasanya dilengkapi dengan berbagai jenis peralatan pemrosesan untuk memastikan minyak kelapa sawit yang dihasilkan berkualitas tinggi.

Apakah yang di Maksud Vibrating Screen.?

Ayakan Getar  atau lebih sering dikenal dengan Vibrating screen pada Pabrik kelapa Sawit berfungsi  untuk memisahkan pasir soli atau padatan yang terkandung dalam minyak kasar ( crude oil). Prosesnya dilakukan dengan cara di ayak/di getar pada media saringan (mesh) dengan ukuran jarak lubang tertentu (mesh) yang disesuaikan  dengan kebutuhan. Pemakaian unit vibrating screen pada pabrik kelapa sawit atau vibrating screen palm oil mill di pasang setelah Oil Gutter atau setelah keluaran dari Sand Trap Tank sebelum Continuous Settling Tank  / CST (sebelum masuk dalam Crude Oil Tank/ Tangki Minyak Kasar).

Untuk beberapa tempat ada juga yang di lakukan dengan memberikan tambahan air panas sebagai tambahan feeding untuk mengurangi penggumpalan pada Mesh Vibrating Screen. Didesain dengan model bulat dengan diameter 60″, penggunaan mesh vibrating screen biasanya untuk jenis 2 tingkat screen biasanya menggunakan mesh 20 (artinya, dalam 1 Inch persegi ada 20 lubang) dan mesh 40 (artinya, dalam 1 inch persegi ada 40 lubang). Semakin kecil lubang, maka penyaringan juga akan maksimal tetapi akan lebih cepat tersumbat. Perlu diingat pemilihan screen vibrating (mesh) disesuaikan dengan kondisi pabrik masing-masing di lapangan.

Hasil dari Vibrating screen ini berupa minyak yang masih kotor dan kotoran pasir sebagaimana terlihat pada gambar.

Vibrating Screen

 

Sistem Kerja Vibrating Screen

Sistem kerja vibrating screen dalam pemisahan material padatan dari cairan atau partikel-partikel berbeda adalah proses yang cukup kompleks, dan berikut adalah langkah-langkah utama yang terlibat dalam sistem kerjanya:

  1. Pengumpanan Material: Semua material yang akan diproses harus dimasukkan ke dalam vibrating screen dengan kecepatan yang rendah dan konstan. Ini penting agar material bisa didistribusikan secara merata di atas permukaan screen.
  2. Pengaturan Posisi Material: Material harus dimasukkan secara vertikal tepat pada bagian tengah screen. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi material yang merata di seluruh area screen. Material yang masuk secara tegak lurus ke tengah screen akan membantu dalam pemisahan yang efisien.
  3. Penanganan Zat Cair: Untuk zat cair, seperti minyak kelapa sawit dalam konteks pabrik kelapa sawit, penting untuk mengurangi kecepatan aliran. Hal ini dilakukan agar screen tidak tersumbat oleh partikel-partikel padatan dalam cairan. Selain itu, pengurangan kecepatan aliran juga membantu mencegah kerusakan pada screen karena tekanan cairan yang tinggi.
  4. Pengaturan Berat dan Sudut Eksentrik: Vibrating screen biasanya dilengkapi dengan sebuah massa eksentrik yang dapat diatur berdasarkan berat dan sudutnya. Berat dan sudut ini dapat diatur untuk mengontrol pola gerakan material dari titik pengisiannya (pusat screen) ke arah tepi screen atau corong pengeluaran material.
    • Berat Eksentrik: Berat eksentrik ini memengaruhi gaya sentrifugal yang dihasilkan, yang mempengaruhi bagaimana material dipindahkan di atas screen. Dengan mengubah berat eksentrik, Anda dapat mengatur intensitas getaran.
    • Sudut Eksentrik: Sudut eksentrik juga memainkan peran penting dalam mengatur gerakan material. Sudut ini bisa diubah untuk mengarahkan gerakan material ke arah tertentu di atas screen.

Pengaturan berat dan sudut eksentrik adalah alat kontrol utama dalam mengoptimalkan kinerja vibrating screen sesuai dengan jenis material yang akan diproses. Dengan pengaturan yang tepat, vibrating screen dapat mencapai hasil pemisahan yang optimal sesuai dengan kebutuhan pabrik atau proses produksi.

Baca Juga: Stasiun CCT (Continous Clarifier Tank)

Kombinasi yang paling sempurna dapat dicapai dengan metode ‘Trial and Error’ karena penyetelannya berbeda untuk setiap jenis material yang diproses, Seperti gambar di bawah ini:

Seting Vibrating Screen

 

Setting Bandul Vibrating Screen

1. Pemberat Atas (Amplitudo Horizontal)

  • Pemberat atas pada vibrating screen mempengaruhi amplitudo gerakan horizontal (dari sisi ke sisi) material pada screen.
  • Kecepatan radial material, yaitu kecepatan gerakan material dari pusat ke tepi, bertambah sebanding dengan peningkatan amplitudo horizontal.
  • Pelat pemberat yang terpasang pada eksentrik bagian atas vibrating screen digunakan untuk menambah amplitudo gerakan horizontal.
  • Pemberat ekstra biasanya tersedia di basis mesin dan dapat digunakan jika diperlukan untuk meningkatkan performa mesin.
  • Penyetelan pemberat atas ini diperlukan untuk memastikan bahwa amplitudo horizontal sesuai dengan kebutuhan proses pemisahan material. Amplitudo yang tepat akan memungkinkan hasil pemisahan yang lebih efisien.
Angle Vibrating Screen

 

2. Pemberat Bawah (Amplitudo Vertikal)

  • Pemberat bawah pada vibrating screen mempengaruhi amplitudo gerakan vertikal (dari atas ke bawah) material pada screen.
  • Besar amplitudo vertikal ini memiliki rentang yang disarankan, yaitu minimum 1/16 inci hingga maksimum 3/8 inci.
  • Amplitudo yang lebih besar biasanya diperlukan untuk mengayak material yang berat atau basah, sedangkan amplitudo yang lebih kecil digunakan untuk mengayak partikel yang lebih halus. Ini bertujuan untuk mencapai pemisahan yang optimal sesuai dengan karakteristik material yang diproses.
Vibrating

 

3. Pengukur Amplitudo

  • Setiap unit vibrating screen dari merk AMKCO Vibra-Screen dilengkapi dengan pengukur amplitudo yang berupa indicator pada setiap frame.
  • Indikator ini berisi sumbu “Vertikal” dan “Horizontal” yang menunjukkan amplitudo gerakan masing-masing ketika mesin dioperasikan.
  • Untuk membaca pengukur amplitudo ini, jalankan mesin dan perhatikan titik di mana garis sumbu pada indikator terlihat saling berpotongan. Amplitudo vibra-screen berkisar antara 1/16 hingga 3/8 inci untuk masing-masing gerakan vertikal dan horizontal, sesuai dengan kebutuhan proses.

Catatan: Bila amplitude horizontal ataupun vertical terlihat melebihi 3/8 inci, pelat pemberat harus dikurangi hingga amplitude yang ditimbulkan tidak melebihi level yang diizinkan

Perlu juga menjadi perhatian adalah, masing-masing pabrik memiliki karakteristik dan raw material yang berbeda. Oleh karena itu bisa jadi setingan setiap pabrik juga memiliki setingan yang berbeda satu sama lain. Semoga Bermanfaat!

Cek Informasi Teknologi dan Artikel yang lain di Google News Alwepo.com

Page:
...
/
0
Please Wait
...
Second
Code:
Close