Vibrating Screen Pabrik Kelapa Sawit dan Cara Setting

Apakah yang di Maksud Vibrating Screen.?

Ayakan Getar  atau lebih sering dikenal dengan Vibrating screen pada Pabrik berfungsi  untuk memisahkan pasir soli atau padatan yang terkandung dalam minyak kasar ( crude oil). Prosesnya dilakukan dengan cara di ayak/di getar pada media saringan (mesh) dengan ukuran jarak lubang tertentu (mesh) yang disesuaikan  dengan kebutuhan. Pemakaian unit vibrating screen pada atau di pasang setelah Oil Gutter atau setelah keluaran Sand Trap Tank sebelum Continuous Settling Tank  / CST (sebelum masuk dalam Crude Oil Tank/ Tangki Minyak Kasar).

Untuk beberapa tempat ada juga yang di lakukan dengan memberikan tambahan air panas sebagai tambahan feeding untuk mengurangi penggumpalan pada Mesh Vibrating Screen. Didesain dengan model bulat dengan diameter 60″, penggunaan mesh vibrating screen biasanya untuk jenis 2 tingkat screen biasanya menggunakan mesh 20 (artinya, dalam 1 Inch persegi ada 20 lubang) dan mesh 40 (artinya, dalam 1 inch persegi ada 40 lubang). Semakin kecil lubang, maka penyaringan juga akan maksimal tetapi akan lebih cepat tersumbat. Perlu diingat pemilihan screen vibrating (mesh) disesuaikan dengan kondisi pabrik masing-masing di lapangan.

Hasil dari Vibrating screen ini berupa minyak yang masih kotor dan kotoran pasir sebagaimana terlihat pada gambar.

Vibrating Screen

 

Sistem Kerja Vibrating Screen

•  Semua material yang hendak diproses harus dimasukkan dengan kecepatan yang rendah dan konstan.

•  Material dimasukkan vertical tepat pada bagian tengah screen agar terdistribusi

• Untuk zat cair, kecepatan aliran harus dikurangi agar ‘screen’ tidak tumpat dan menghindari kerusakan pada screen.

• Berat dan sudut pada massa eksentrik dapat disetel untuk mengontrol pola gerakan material dari titik pengisiannya (pusat screen) ke tepi screen (corong pengeluaran material). Kombinasi yang paling sempurna dapat dicapai dengan metode ‘Trial and Error’ karena penyetelannya berbeda untuk setiap jenis material yang diproses,

Baca Juga: Stasiun CCT (Continous Clarifier Tank)

 

Seperti gambar di bawah ini:

Seting Vibrating Screen

 

Setting Bandul Vibrating Screen

1. Pemberat Atas (Amplitudo Horizontal)

Kecepatan radial (kecepatan pergerakan material dari pusat ke tepi) bertambah sebanding dengan penambahan amplitude horizontal. Pelat pemberat yang terpasang pada eksentrik atas menambah ampltudo horizontal. Yang terpasang di mesin adalah jumlah yang standard/rata-rata. Pemberat ekstra tersedia pada basis mesin. Penyetelan hanya diperlukan untuk meningkatkan performansi mesin.

Angle Vibrating Screen

 

2. Pemberat Bawah (Amplitudo Vertikal)

Dengan prinsip kerja yang sama, pemberat bawah mempengaruhi amplitude vertical. Besar amplitudo vertical ini minimum 1/16 inci dan maksimum 3/8 inci. Amplitudo yang lebih besar diperlukan untuk material yang berat ataupun basah, amplitudo yang lebih kecil untuk mengayak partikel yang lebih halus, agar menghasilkan pemisahan yang baik.

Vibrating

 

3. Pengukur Amplitudo

Setiap unit merk AMKCO Vibra-Screen dilengkapi dengan indicator amplitudo pada setiap frame. Indikator ini berupa yang memiliki dua sumbu yang ditandai ‘Vertikal’ dan ‘Horizontal’ untuk menunjukkan amplitudo gerakan masing-masing sewaktu mesin dioperasikan. Untuk membacanya, jalankan mesin dan perhatikan titik dimana garis sumbu pada indikator terlihat saling berpotongan. Umumnya amplitudo vibra-screen berkisar 1/16 hingga 3/8 inci untuk masing-masing gerakan vertikal dan horizontal.

Catatan: Bila amplitude horizontal ataupun vertical terlihat melebihi 3/8 inci, pelat pemberat harus dikurangi hingga amplitude yang ditimbulkan tidak melebihi level yang diizinkan

Perlu juga menjadi perhatian adalah, masing-masing pabrik memiliki karakteristik dan raw material yang berbeda. Oleh karena itu bisa jadi setingan setiap pabrik juga memiliki setingan yang berbeda satu sama lain.