Stasiun Kernel

IMG 20191010 WA0080

Stasiun Pengolahan Inti (Kernel  Stasion)

Tujuan dari pengolahan ini adalah  untuk memisahkan inti (kernel) dari cangkangnya dan untuk mempersiapkan akan diolah dipabrik penggolahan inti sawit.  Proses pemisahan ini dilakukan dengan system sentrifugal, penghisapan, dan pengeringan. Pengolahan inti pada dasarnya adaalah sebagai berikut:
a. Pemisahan serabut dari biji
b. Pemeraman biji
c. Pemisahan inti dari cangkangnya
d. Pengeringan.
1. Cake Breaker Conveyer (CBC)
Ampas kempa dari screw press yang terdiri dari serat dan biji yang masih mengempal masuk ke CBC. CBC merupakan suatu talang yang terdiri dari pedal-pedal yang berputar pada poros dan dilengkapi dengan steam jacked untuk memanasi CBC agar fibre tersebut kering. CBC berfungsi untuk mengeringkan dan memecah gumpalan-gumpalan ampas kempa (untuk mempermudah pemisahan biji dan serat) dan membawanya ke depericarper
2. Depericarper
Depericarper adalah alat untuk memisahkan ampas dengan biji serta memisahkan biji dari sisa-sisa serabut yang masih melekat pada biji. Alat ini terdiri dari separating column polishing drum. Ampas dan biji dari CBC masuk dari separating column. Disini fraksi ringan yang berupa fibre, inti pecah halus, cangkang halus dan debu, terhisap dengan fibre cyclone dan melalui air log masuk dan ditampung dan sheel bin sebagai bahan bakar pada boiler. Sedangkan fraksi berat seperti biji utuh, biji pecah, inti utuh dan inti pecah turun kebawah masuk kepolishing drum.

3Polishing Drum
Nut Polishing Drum yaitu proses pemisahan dan pembersihan nut dari batu. Kotoran dan fibre  yang tidak terhisap oleh fan fibre. Alat ini juga berfungsi melicinkan permukaan nut dari fibre yang masih menempel agar mudah pada proses pemecahan di ripple mill.

Proses kerja polishing drum, Nut masuk kedalam polishing droum disini terjadi proses pemisahan nut masuk kedalam hopper nut sedangkan kotoran, batu masuk dan sisa fibre masuk ke saluran pembuangan. Dan alat ini menggunakan motor penggerak untuk memutar polishing droum.

Polishing drum dilengkapi dengan plat-plat besi berbentuk cincin. Akibat dari perputaran ini terjadi gesekan yang mengakibatkan serabut terkikis dan terlepas dari biji persamaan fraksi lainnya jatuh melalui lubang cincin nut elevator dan dipream di nut silo dan akan dipecahkan menggunakan mesin ripple mill.

4. Nut silo
Fungsi dari alat ini adalah untuk tempat pemeraman biji, hal ini dilakukan untuk mengurangi kadar air sehingga lebih mudah dipecah dan inti lekang dari cangkangnya. Nut silo juga yang berfungsi untuk menurunkan pengaruh pectin (yang berfungsi sebagai lem perekat) yang terdapat antara cangkang dan inti.

Nut silo dibagi dalam tiga tingkat kan suhu (udara panas) yang berbeda, yaitu berturut-turut dari atas kebawah adalah 70, 60, dan 50 C. Biji yang telah diperam akan keluar secara teratur sedikit demi sedikit ke ripple mill (pemecah biji) yang diatur oleh nut shacking grate yang terletak pada dasar nut silo.

5. Ripple mill
Ripple Mill yaitu Alat pemecah nut yang berfungsi memecahkan nut. Proses Kerja Ripple Mill Buka damper plat sesuai kebutuhan. Nut masuk kedalam ripple mill dan terjadi proses pemecahan yang dilakukan oleh rotor bar dan ripple plat yang terdapat dalam ripple mill. Jika trand grafik ripple mill menurun <95% Chek rotor bar ripple plat.

Pada prosesnya,  Biji dari nut silo masuk ke ripple mill untuk dipecah sehingga inti terpisah dari cangkang. Biji yang masuk melalui rotor akan mengalami gaya sentrifugal sehingga biji keluar dari rotor dan terbanting kuat yang menyebabkan inti pecah. terdapat 3 unit ripple mill. Setelah dipecahkan, inti yang masih bercampur dengan kotoran-kotoran dibawa ke LTDS I dan LTDS II. Campuran ini terkadang mengandung kotoran berupa pasir yang tertinggal saat pembawaan.
6. LTDS I dan LTDS II
LTDS Adalah alat pemisah antar kerner cangkang dan kotoran. Proses kerja LTDS I dan LTDS II, pemecahan nut masuk ke LTDS I disini terjadi pemisahan antara kerner kotoran dan shell (cangkang) dengan bantuan fan. dimana fraksi-fraksi yang lebih ringan akan diserap oleh separating column fan.

Fraksi-fraksi ringan yang dihisap terdiri dari cangkang dan serabut akan dibawa ke shell bin melalui fibre conveyor. Fraksi yang berat turun kebawah dan masuk ke screened particle drum dan sebelumnya disortir terlebih dahulu fraksi yang besar terdiri dari batu-batuan di vibrating grade. Biji utuh hasil pemisahan pada vibrating grade dan screened particle drum dikembalikan ke ripple mill untuk dipecahkan kembali.

Inti dan sebahagian cangkang yang terpisahkan kembali pada dust separating column air lock kedua. Inti dari pemisahan ini dibawa ke kernel Drayer melalui kernel conveyor, kernel elevator dan kernel distribution konvoyer. Cangkang hasil hisapan dust konveyer dibawa ke shell bend dan akan bercampur dengan serabut dari fibre cyclone sebagai bahan baku boiler.

Losses kernel sesudah LTDS I maksimal 2% lalu kernel yang masih bercampur dengan shell masuk kedalam polishing drum yang berfungsi menampung kerner dan shell sebelum masuk ke LTDS II. Pada LTDS II kembali terjadi pemisahan antara kerner dan shell, Losses kerner sesudah LTDS II adalah 4%-5%.
7. Hidro Cyclone
Hidro cyclone adalah alat pemisah inti, inti pecah dengan cangkang. Proses pemisahan ini secara basah dengan memanfaatkan berat jenis dari bahan yang dipisahkan dengan larutan koloid yang mempuyai berat jenis diantara kedua bahan tersebut. Bagian yang ringan akan mengapung dan bagian yang berat akan tenggelam. Inti yang merupakan fraksi ringan akan dibawa ke kernel silo untuk disimpan pada suhu tertentu.

8. Kernel Drayer
Kernel Dryer adalah alat pengering kerner yang berfungsi mengeringkan kerner dengan bantuan Steam dab Fan sebagai pengering, dan bertujuan mengurangi kadar air hinnga Mencapai 7%-7,5%. Pada temperature kerner drayer bagian atas harus mencapai 65oC – 70oC. dan pada temperature kerner drayer bagian bawah harus mencapai75oC – 80oC.

Inti yang berasal dari pemisahan ini melalui kernel distribution konveyer di distribusikan kedalam dua unit kernel Drayer untuk dilakukan proses pengeringan. Pada kernel drayer ini inti akan dikeringkan dengan menggunakan udara panas dari boiler yang merupakan hasil dari pengontakan dengan steam. kernel drayer dibagi dalam dua tingkatan suhu (udara panas) yang berbeda,  yaitu berturut – turut dari atas kebawah adalah 70 oC, dan 60C

9. Proses terakhir / tempat penampungan kernel
Tempat penampungan kerner yang telah dikeringkan oleh kerner drayer dan bagian terakhir pada proses pengolahan kerner yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementaran kerner Produksi untuk diangkut oleh truk.
Read also  Bagaiaman Cara Mencegah Boiler Agar Tidak Meledak?