Apa Itu Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler? Aplikasi Dalam Industri

alwepo, Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler, Dalam dunia Industri seperti Industri Produksi Pabrik Gula, Pabrik Kelapa Sawit dan Industri lainnya penggunaan boiler menjadi hal yang sangat penting sekali dalam proses produksinya.

Apa Itu Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler? Aplikasi Dalam Industri

Apa Itu Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler?

Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler adalah jenis boiler yang digunakan untuk menghasilkan uap dengan membakar bahan bakar padat (solid fuel) seperti batu bara, kayu, sekam padi, atau biomassa lainnya. Desain khusus dari SFMW Boiler melibatkan penggunaan dinding membran yang terbuat dari material tahan panas di sekitar ruang pembakaran. Ini membantu meningkatkan efisiensi pembakaran dan transfer panas dalam boiler.

Boiler Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) dirancang dengan 2 drum dan 3 tahap perjalanan (pass) horizontal. Tahap pertama melibatkan tungku yang terdefinisi dengan baik dan ruang radiasi di mana pemisahan abu terbang kasar terjadi. Tahap kedua dan ketiga berisi bank penguap dan pemanas tambahan yang melindungi dari pengoverheat-an.



 

Komponen Utama Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler

Komponen Utama Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler



1. Ruang Pembakaran (Combustion Chamber)

Ruang Pembakaran, juga dikenal sebagai tungku pembakaran, adalah area dalam boiler di mana proses pembakaran bahan bakar terjadi. Ini merupakan tempat di mana bahan bakar padat seperti batu bara atau kayu dibakar dengan udara atau oksigen untuk menghasilkan panas yang akan digunakan untuk mengubah air menjadi uap.

Dalam ruang pembakaran, reaksi kimia antara bahan bakar dan udara terjadi dalam kondisi suhu tinggi. Proses ini menghasilkan gas-gas hasil pembakaran, termasuk karbon dioksida (CO2), uap air (H2O), karbon monoksida (CO), dan zat-zat lainnya, tergantung pada jenis bahan bakar dan kondisi pembakaran. Energi panas yang dihasilkan oleh reaksi kimia ini dilepaskan dalam bentuk panas, yang kemudian akan ditransfer ke dinding membran dan pipa-pipa boiler.

Ruang Pembakaran memiliki beberapa tujuan utama:



  • Pembakaran Efisien: Ruang ini dirancang untuk memastikan bahwa pembakaran bahan bakar padat terjadi secara efisien dan optimal, dengan oksigen yang cukup untuk mendukung reaksi pembakaran.
  • Pemisahan Abu Terbang: Beberapa boiler, termasuk SFMW Boiler, memiliki ruang pembakaran yang dirancang untuk memfasilitasi pemisahan abu terbang kasar dari gas-gas hasil pembakaran. Ini membantu mencegah terbawanya abu terbang kasar ke bagian-bagian lain dari boiler yang bisa mengurangi efisiensi atau merusak komponen.
  • Menghasilkan Panas: Ruang pembakaran merupakan sumber utama panas dalam boiler. Panas yang dihasilkan akan diserap oleh dinding membran dan pipa-pipa boiler, mengubah air menjadi uap yang dapat digunakan untuk menggerakkan turbin atau keperluan lainnya.

2. Dinding Membran (Membrane Wall)

Dinding Membran, yang juga dikenal sebagai “dinding selaput,” adalah komponen penting dalam boiler Solid Fuel Membrane Wall (SFMW). Dinding membran terdiri dari panel-panel yang terbuat dari material tahan panas, seperti baja berkualitas tinggi atau material refraktori. Panel-panel ini membentuk dinding-dinding vertikal di sekitar ruang pembakaran dalam boiler.

Fungsi utama dari dinding membran adalah untuk:

  • Penyerapan Panas: Saat proses pembakaran terjadi di dalam ruang pembakaran, panas yang dihasilkan diserap oleh dinding membran. Ini terjadi karena dinding membran terletak di dekat sumber panas, yaitu ruang pembakaran. Panas yang diserap oleh dinding ini akan menjadi sumber energi untuk proses selanjutnya.
  • Pertukaran Panas: Dinding membran berfungsi sebagai permukaan pertukaran panas antara gas-gas hasil pembakaran dan fluida kerja, biasanya air, yang mengalir melalui pipa-pipa boiler. Panas dari gas-gas hasil pembakaran ditransfer melalui dinding membran ke air, menyebabkan air tersebut berubah menjadi uap.
  • Proteksi Pipa-Pipa Boiler: Dinding membran juga melindungi pipa-pipa boiler dari paparan langsung terhadap panas yang tinggi dan gas-gas panas hasil pembakaran. Ini membantu memperpanjang umur operasional pipa-pipa dan mengurangi risiko kerusakan akibat panas berlebihan.
  • Pemisahan Abu Terbang: Beberapa desain dinding membran dirancang untuk membantu memisahkan abu terbang kasar dari gas-gas hasil pembakaran sebelum gas-gas tersebut mencapai pipa-pipa boiler. Ini membantu menjaga kebersihan pipa-pipa dan kinerja keseluruhan boiler.

3. Pipa-pipa Boiler (Boiler Tubes)

Pipa-pipa Boiler, yang juga dikenal sebagai “tabung-tabung boiler,” adalah komponen penting dalam sistem boiler Solid Fuel Membrane Wall (SFMW). Pipa-pipa boiler merupakan saluran tempat air atau fluida kerja lainnya mengalir, dan peran utama mereka adalah untuk mengalami pertukaran panas dengan gas-gas hasil pembakaran yang panas. Ini mengubah air menjadi uap yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menggerakkan turbin untuk menghasilkan energi listrik.

Fungsi dan karakteristik penting dari pipa-pipa boiler adalah:

  • Pertukaran Panas: Pipa-pipa boiler dirancang untuk memfasilitasi pertukaran panas antara gas-gas panas hasil pembakaran dan air yang mengalir di dalamnya. Panas dari gas-gas tersebut ditransfer melalui dinding pipa ke air, menyebabkan air tersebut memanas dan berubah menjadi uap.
  • Uap Produksi: Uap yang dihasilkan oleh pipa-pipa boiler adalah hasil dari perubahan fisik air menjadi uap karena pemanasan. Uap ini memiliki energi termal yang tinggi dan dapat digunakan untuk menggerakkan turbin atau tujuan industri lainnya.
  • Desain dan Kekuatan: Pipa-pipa boiler dirancang dengan material yang tahan terhadap tekanan dan panas. Mereka harus mampu menahan suhu dan tekanan tinggi yang terjadi selama operasi boiler.
  • Tata Letak: Pipa-pipa boiler diletakkan di area tertentu di boiler, biasanya di bagian ketiga tahap pertukaran panas. Ini memastikan bahwa gas-gas panas yang tersisa dari pertukaran panas awal dapat memanaskan pipa-pipa ini lebih lanjut.
  • Ukuran dan Jumlah: Jumlah dan ukuran pipa-pipa boiler bervariasi tergantung pada kapasitas boiler dan kebutuhan produksi uap. Pipa-pipa ini bisa terdiri dari berbagai jenis dan ukuran untuk mencapai efisiensi pertukaran panas yang optimal.

4. Sistem Penyaluran Udara (Air Supply System)

Sistem Penyaluran Udara, atau “Sistem Pasokan Udara,” adalah komponen penting dalam boiler Solid Fuel Membrane Wall (SFMW). Sistem ini bertanggung jawab untuk memasok udara atau oksigen yang diperlukan untuk mendukung proses pembakaran bahan bakar padat di dalam ruang pembakaran boiler. Udara adalah salah satu komponen yang diperlukan dalam reaksi kimia pembakaran yang menghasilkan panas.

Fungsi dan karakteristik utama dari Sistem Penyaluran Udara adalah:

  • Pasokan Udara Optimal: Sistem ini dirancang untuk memberikan pasokan udara yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan reaksi pembakaran. Udara yang cukup akan memastikan pembakaran bahan bakar padat berlangsung efisien dan menghasilkan panas yang optimal.
  • Kontrol Udara: Beberapa boiler dilengkapi dengan sistem kontrol yang dapat mengatur jumlah udara yang masuk ke ruang pembakaran. Hal ini memungkinkan untuk mengatur kondisi pembakaran sesuai dengan permintaan beban termal atau energi.
  • Pemisahan Udara dan Gas: Sistem penyaluran udara juga harus dirancang untuk memisahkan udara dari gas-gas hasil pembakaran seperti gas buang dan asap. Udara segar yang masuk harus dicampur dengan gas-gas hasil pembakaran secara efisien untuk mendukung pembakaran yang optimal.
  • Keamanan: Sistem ini juga harus mempertimbangkan aspek keamanan dalam mengatur pasokan udara. Udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran harus terkendali dengan baik untuk menghindari risiko ledakan atau kegagalan pembakaran yang tidak terkontrol.
  • Efisiensi Pembakaran: Sistem penyaluran udara yang baik dapat membantu meningkatkan efisiensi pembakaran, mengurangi emisi gas buang yang tidak diinginkan, dan mengoptimalkan produksi panas dari bahan bakar padat.

5. Sistem Penghilangan Asap (Flue Gas System)

Sistem Penghilangan Asap, atau “Sistem Gas Buang,” merupakan komponen penting dalam boiler Solid Fuel Membrane Wall (SFMW). Fungsi utamanya adalah mengarahkan gas-gas hasil pembakaran, termasuk asap dan gas buang lainnya, dari ruang pembakaran menuju luar boiler. Ini adalah tahap penting dalam proses pembakaran untuk menjaga kebersihan boiler dan mengurangi emisi polutan ke lingkungan.

Beberapa karakteristik dan peran utama dari Sistem Penghilangan Asap adalah:

  • Pengaliran Gas Buang: Setelah proses pembakaran terjadi di ruang pembakaran, gas-gas hasil pembakaran dan asap harus dikeluarkan dari boiler. Sistem ini dirancang untuk mengarahkan aliran gas buang secara efisien dan aman.
  • Pengendalian Emisi: Sistem ini membantu mengontrol emisi polutan seperti partikel-partikel padat, gas-gas beracun, dan senyawa-senyawa kimia yang dihasilkan selama pembakaran. Dengan mengarahkan gas buang ke saluran yang sesuai, sistem ini berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan.
  • Pendinginan Gas Buang: Selama perjalanan menuju saluran pembuangan, gas buang bisa mengalami pendinginan. Beberapa sistem mungkin melibatkan proses pendinginan gas buang sebelum mencapai saluran pembuangan. Ini dapat membantu mengurangi risiko korosi pada saluran dan menangani gas-gas yang masih dalam suhu tinggi.
  • Pemisahan Abu dan Debu: Beberapa sistem penghilangan asap juga dapat mencakup filter atau alat pemisah untuk menangkap partikel-partikel padat dan debu halus yang masih ada dalam gas buang. Ini membantu menjaga kebersihan saluran dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
  • Keamanan: Sistem ini harus dirancang dengan perhatian pada aspek keamanan, termasuk pencegahan ledakan, kontrol suhu, dan perangkat pengaman lainnya untuk menghindari risiko kecelakaan atau kegagalan sistem.

 

Jenis Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler

Ada beberapa jenis Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler yang umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi industri. Beberapa di antaranya adalah:

1. Boiler Tipe Packaged

Jenis ini merupakan boiler yang dirancang dan dipasang secara kompak, termasuk dinding membran, pipa-pipa boiler, dan komponen lainnya dalam satu unit. Keuntungannya adalah kemudahan pemasangan dan penggunaan ruang yang lebih efisien.

2. Boiler Tipe Field Erected

Boiler tipe ini dirakit di lokasi tempat akan dioperasikan. Komponen-komponen boiler, termasuk dinding membran dan pipa-pipa, dipasang secara terpisah dan dirakit sesuai dengan kebutuhan dan ukuran spesifik lokasi.

3. Boiler Tipe Stoker

Boiler ini dilengkapi dengan perangkat stoker yang berfungsi untuk memberikan bahan bakar padat ke dalam ruang pembakaran secara teratur dan terkontrol. Ini membantu menjaga pembakaran yang stabil dan efisien.

4. Boiler Tipe Fluidized Bed

Beberapa varian SFMW Boiler menggunakan teknologi fluidized bed, di mana bahan bakar padat diubah menjadi suspensi partikel-partikel kecil dalam aliran udara. Ini menciptakan lingkungan pembakaran yang lebih efisien dan mengurangi emisi polutan.

5. Boiler Tipe Multi Fuel

Beberapa SFMW Boiler dapat mengolah berbagai jenis bahan bakar padat, seperti batu bara, kayu, sekam padi, atau limbah biomassa. Ini memberikan fleksibilitas dalam memilih bahan bakar tergantung pada ketersediaan dan harga.

6. Boiler Tipe High Pressure

Boiler tipe ini dirancang untuk menghasilkan uap dengan tekanan yang tinggi, yang digunakan dalam aplikasi industri yang memerlukan tekanan uap yang tinggi, seperti pembangkit listrik tenaga uap.

7. Boiler Tipe Low Pressure

Boiler tipe ini menghasilkan uap dengan tekanan yang lebih rendah dan sering digunakan dalam pemanasan industri atau aplikasi lain yang memerlukan tekanan uap yang lebih rendah.

 

Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler Untuk Pabrik Kelapa Sawit

Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler memiliki aplikasi yang relevan untuk pabrik kelapa sawit dalam berbagai tahap proses produksi, seperti pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit dan produk-produk turunannya. SFMW Boiler dapat digunakan untuk memanaskan air atau fluida termal lainnya yang diperlukan dalam berbagai proses pabrik kelapa sawit. Berikut adalah beberapa aplikasi SFMW Boiler dalam pabrik kelapa sawit:

1. Proses Pemanasan

Boiler SFMW dapat digunakan untuk memanaskan air atau fluida termal yang diperlukan dalam berbagai tahap proses, seperti sterilisasi, pengepresan, pemisahan minyak, dan lain-lain. Air atau fluida termal yang dipanaskan oleh boiler ini kemudian dapat digunakan untuk memperlancar proses produksi minyak kelapa sawit.

2. Proses Pengeringan

Dalam beberapa tahap pengolahan, seperti pengeringan serabut kelapa sawit atau pengeringan kernel, panas diperlukan untuk menghilangkan kelembaban. Boiler SFMW dapat menyediakan panas yang diperlukan untuk proses pengeringan ini.

3. Pemanasan Udara

Dalam beberapa kasus, udara panas dibutuhkan dalam proses-proses seperti fermentasi atau pengolahan limbah. Boiler SFMW dapat menghasilkan udara panas yang diperlukan untuk memperlancar proses ini.

4. Pembangkit Listrik

Beberapa pabrik kelapa sawit juga memiliki fasilitas pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik pabrik. Boiler SFMW dapat digunakan untuk menghasilkan uap yang digunakan untuk menggerakkan turbin generator dan menghasilkan listrik.

5. Pemanasan Perangkat Lain

Selain itu, boiler SFMW dapat digunakan untuk pemanasan perangkat atau alat lain yang diperlukan dalam pabrik kelapa sawit, seperti pemanasan tangki penyimpanan atau peralatan pemanas lainnya.

 

Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler Untuk Pabrik Pengolahan Tebu Menjadi Gular

Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler juga memiliki aplikasi yang relevan dalam pabrik pengolahan tebu menjadi gula. Boiler jenis ini dapat digunakan untuk memasok panas yang diperlukan dalam berbagai tahap proses produksi gula dari tebu. Berikut adalah beberapa aplikasi SFMW Boiler dalam pabrik pengolahan tebu menjadi gula:

1. Proses Pemanasan Tebu

Boiler SFMW dapat digunakan untuk memanaskan tebu yang telah dihancurkan (ekstraksi) untuk memisahkan jus tebu dari serat-seratnya. Pemanasan ini membantu meningkatkan efisiensi proses ekstraksi dan pemisahan jus tebu.

2. Pemanasan Jus Tebu

Dalam tahap selanjutnya, jus tebu perlu diolah lebih lanjut untuk menghilangkan kelembaban dan mengkristal menjadi gula. Boiler SFMW dapat menyediakan panas yang diperlukan untuk memanaskan jus tebu dalam proses evaporasi.

3. Pengeringan dan Pembentukan Gula

Dalam tahap pembentukan kristal gula, panas diperlukan untuk menghilangkan kelembaban dari kristal gula yang terbentuk. Boiler SFMW dapat digunakan untuk memasok panas dalam tahap pengeringan dan pembentukan gula.

4. Pemanasan dan Penguapan

Dalam beberapa proses pabrik gula, seperti penguapan jus tebu hingga konsentrasi yang diinginkan, boiler SFMW dapat memberikan panas yang dibutuhkan untuk mempercepat proses penguapan.

5. Pembangkit Listrik

Beberapa pabrik gula juga memiliki fasilitas pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik pabrik. Boiler SFMW dapat menghasilkan uap yang digunakan untuk menggerakkan turbin generator dan menghasilkan listrik.

 

Demikianlah artikel tentang Solid Fuel Membrane Wall (SFMW) Boiler. Semoga Bermanfaat!

Cek Informasi Teknologi dan Artikel yang lain di Google News Alwepo.com