Rotary Drum Dryer: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Perawatannya!


Rotary Drum DryerPengering drum rotary adalah mesin pengering industri yang umum digunakan untuk mengeringkan bahan yang memiliki kadar kelembaban tinggi. Mesin pengering ini dirancang untuk beroperasi pada suhu tinggi untuk menghilangkan kelembaban dari bahan seperti serbuk kayu, serbuk gergaji, dan pakan ternak. Pengering ini bekerja dengan cara memutar drum yang memungkinkan bahan yang akan dikeringkan terpapar panas secara merata. Pada artikel kali ini, team alwepo akan membahas secara lengkap tentang Rotary Drum Dryer untuk kamu.

 

Apa itu rotary drum dryer

Rotary Drum Dryer: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja dan Perawatannya!

Rotary Drum Dryer adalah sebuah alat atau mesin yang digunakan untuk mengeringkan bahan-bahan seperti biji-bijian, bahan organik, bahan kimia, dan lain sebagainya dengan memanfaatkan panas dari gas buang. Alat ini terdiri dari sebuah drum berbentuk silinder yang diputar secara perlahan menggunakan motor, dan dilengkapi dengan inlet feed, inlet hot air, outlet gas, dan outlet product. Rotary Drum Dryer umumnya digunakan dalam industri makanan, kimia, dan pertanian untuk mengeringkan bahan dengan efisien dan cepat.

 

Bagian Utama Rotary Drum Dryer

bagian utama rotary drum dryer

Berikut adalah penjelasan mengenai bagian-bagian dan komponen dari Rotary Drum Dryer:

1. Drum

Bagian utama dari Rotary Drum Dryer adalah drum berbentuk silinder yang terbuat dari bahan tahan panas seperti stainless steel atau baja karbon. Bahan yang akan dikeringkan dimasukkan ke dalam drum melalui inlet feed.

2. Motor

Motor digunakan untuk menggerakkan drum dan memastikan agar drum dapat berputar secara perlahan.

3. Lifter

Lifter adalah bagian yang terdapat di dalam drum dan digunakan untuk mengangkat bahan ke atas sehingga bahan dapat terkena udara panas dan menguapkan air yang terkandung di dalamnya.

4. Inlet Hot Air

Inlet Hot Air adalah tempat masuknya udara panas atau gas buang dari sistem pemanas ke dalam drum.

5. Outlet Gas

Outlet Gas adalah tempat keluarnya gas buang atau uap yang dihasilkan selama proses pengeringan.

6. Outlet Product

Outlet Product adalah tempat keluarnya bahan yang sudah kering setelah proses pengeringan selesai.

7. Sistem Pemanas

Sistem pemanas adalah komponen yang terdiri dari burner, blower, dan pipa-pipa pemanas yang berfungsi untuk menghasilkan udara panas atau gas buang yang masuk ke dalam drum.

8. Ducting

Ducting adalah pipa atau saluran yang digunakan untuk mengalirkan udara panas atau gas buang dari sistem pemanas ke dalam drum.

9. Control Panel

Control Panel adalah panel yang terdiri dari tombol-tombol dan alat-alat kontrol yang digunakan untuk mengatur dan memantau proses pengeringan.

 

Sistem Kontrol Rotary Drum Dryer

rotary drum dryer

Sistem kontrol pada Rotary Drum Dryer sangat penting untuk memastikan pengeringan bahan berjalan dengan baik dan efisien. Berikut adalah standard kontrol pada masing-masing item kontrol pada Rotary Drum Dryer:

1. Sistem kontrol temperatur

Kontrol suhu pada Rotary Drum Dryer diatur dengan menggunakan sensor suhu yang terletak di dalam drum dan terhubung dengan kontrol panel. Sistem kontrol ini memastikan suhu udara panas atau gas buang yang masuk ke dalam drum sesuai dengan kebutuhan pengeringan. Kontrol suhu sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan yang sedang diolah.

Standard temperatur yang harus dijaga pada Rotary Drum Dryer bervariasi tergantung pada jenis bahan yang akan dikeringkan. Beberapa bahan memerlukan suhu tinggi hingga mencapai 200 derajat Celsius, sementara beberapa bahan lain hanya memerlukan suhu sekitar 50-60 derajat Celsius. Oleh karena itu, penting untuk mengatur suhu udara panas atau gas buang yang masuk ke dalam drum sesuai dengan kebutuhan pengeringan bahan yang akan diproses. Pengaturan suhu yang tepat dapat memastikan pengeringan bahan secara optimal tanpa merusak kualitas dan sifat bahan yang sedang diproses.

2. Sistem kontrol kecepatan drum

Kontrol kecepatan drum pada Rotary Drum Dryer diatur dengan menggunakan motor penggerak drum yang terhubung dengan kontrol panel. Kecepatan putaran drum harus disesuaikan dengan jenis bahan dan suhu udara panas atau gas buang yang masuk ke dalam drum. Kontrol kecepatan drum ini sangat penting untuk memastikan pengeringan bahan berjalan dengan baik dan efisien.

Standard kecepatan drum pada rotary drum dryer dapat bervariasi tergantung pada jenis bahan yang akan dikeringkan dan suhu udara panas atau gas buang yang digunakan. Namun, umumnya kecepatan drum berkisar antara 5 hingga 20 putaran per menit. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahan yang dikeringkan tercampur secara merata dan mendapatkan paparan udara panas atau gas buang yang cukup untuk proses pengeringan yang efektif.

3. Sistem kontrol waktu pengeringan

Kontrol waktu pengeringan pada Rotary Drum Dryer diatur dengan menggunakan timer pengeringan yang terhubung dengan kontrol panel. Lama waktu pengeringan harus disesuaikan dengan jenis bahan dan suhu udara panas atau gas buang yang masuk ke dalam drum. Kontrol waktu pengeringan sangat penting untuk memastikan pengeringan bahan berjalan dengan baik dan efisien.

4. Sistem kontrol tekanan udara

Kontrol tekanan udara pada Rotary Drum Dryer diatur dengan menggunakan sensor tekanan udara yang terhubung dengan kontrol panel. Sistem kontrol ini memastikan tekanan udara yang masuk ke dalam drum stabil dan sesuai dengan kebutuhan pengeringan. Kontrol tekanan udara sangat penting untuk menjaga efisiensi pengeringan dan mencegah kerusakan pada drum.

5. Sistem kontrol alarm

Kontrol alarm pada Rotary Drum Dryer terhubung dengan kontrol panel dan digunakan untuk memberikan peringatan jika terjadi masalah pada sistem pengeringan, seperti suhu terlalu tinggi atau rendah, kecepatan drum tidak stabil, dan tekanan udara tidak sesuai. Kontrol alarm sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kualitas bahan yang sedang diolah.

 

Cara Kerja Rotary Drum Dryer

rotary drum dryer
Rotary Drum Dryer adalah alat yang digunakan untuk mengeringkan bahan dengan memanfaatkan panas dari gas buang. Berikut adalah cara kerja dari Rotary Drum Dryer:
  1. Bahan dimasukkan ke dalam drum melalui inlet feed. Drum kemudian diputar secara perlahan menggunakan motor.
  2. Pada saat yang sama, aliran udara panas atau gas buang dari sistem pemanas dialirkan ke dalam drum melalui inlet hot air.
  3. Bahan yang terdapat di dalam drum diangkat ke atas oleh lifter dan jatuh kembali ke dasar drum, yang bergerak secara perlahan. Proses ini membantu bahan terkena udara panas dan menguapkan air yang terkandung di dalamnya.
  4. Gas buang dan uap yang dihasilkan selama proses pengeringan akan dialirkan keluar dari drum melalui outlet gas, sementara bahan yang sudah kering akan dikeluarkan dari outlet product.
  5. Setelah proses pengeringan selesai, bahan yang sudah kering dapat dipindahkan ke tahap berikutnya dalam proses produksi.

 

Jenis Pengering Drum Rotary

Terdapat beberapa jenis pengering drum rotary yang digunakan dalam industri, yaitu:

1. Pengering Konvensional (Convensional Dryer)

Pengering konvensional adalah salah satu jenis mesin pengering yang bekerja dengan memanaskan bahan yang akan dikeringkan di dalam drum menggunakan sumber panas eksternal seperti gas atau minyak. Bahan yang sudah dipanaskan kemudian dikeringkan secara merata dalam drum yang diputar dengan kecepatan tertentu. Pengering konvensional sering digunakan dalam industri makanan dan kimia.

Kelebihan:

  • Biaya produksi relatif murah
  • Cocok untuk mengeringkan bahan dengan kadar air yang relatif tinggi
  • Mudah dioperasikan

Kekurangan:

  • Konsumsi energi yang tinggi
  • Proses pengeringan memerlukan waktu yang lama
  • Tidak cocok untuk mengeringkan bahan dengan kadar air yang sangat rendah

2. Pengering Angin Putar (Rotary Wind Dryer)

Pengering angin putar adalah mesin pengering yang bekerja dengan memutar drum dan menggunakan angin panas yang dihasilkan oleh kipas untuk mengeringkan bahan di dalamnya. Pengering ini bekerja dengan cara menggerakkan udara panas yang dihasilkan oleh kipas sehingga bahan yang akan dikeringkan terpapar panas secara merata. Pengering angin putar sering digunakan dalam industri pertanian dan makanan.

Kelebihan:

  • Menghasilkan suhu udara panas yang relatif stabil dan merata
  • Proses pengeringan lebih cepat dibandingkan pengering konvensional
  • Cocok untuk mengeringkan bahan dengan kadar air yang rendah

Kekurangan:

  • Biaya produksi yang relatif tinggi
  • Membutuhkan sumber energi eksternal seperti listrik atau bahan bakar
  • Memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang lebih intensif

3. Pengering Vakum (Vacum Dryer)

Pengering vakum adalah mesin pengering yang bekerja dengan menghilangkan udara di dalam drum sehingga tekanannya rendah dan air di dalam bahan mudah menguap. Bahan yang akan dikeringkan ditempatkan dalam drum yang vakum dan dipanaskan menggunakan sumber panas eksternal. Karena tekanan di dalam drum rendah, air yang terdapat pada bahan mudah menguap dan dihisap oleh mesin pengering. Pengering vakum sering digunakan dalam industri farmasi dan kimia.

Kelebihan:

  • Proses pengeringan yang cepat
  • Cocok untuk mengeringkan bahan dengan kadar air yang sangat rendah
  • Menghasilkan produk akhir yang berkualitas tinggi

Kekurangan:

  • Biaya produksi yang relatif mahal
  • Membutuhkan peralatan yang canggih
  • Memerlukan sumber panas eksternal untuk memanaskan bahan yang akan dikeringkan.

 

Keuntungan Menggunakan Pengering Drum Rotary

Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan pengering drum rotary:

1. Efisiensi Energi yang Tinggi

Salah satu keuntungan utama dari pengering drum rotary adalah efisiensi energi yang tinggi. Dalam mesin pengering ini, panas yang dihasilkan oleh bahan bakar digunakan secara efisien untuk mengeringkan bahan. Hal ini dikarenakan desain pengering drum rotary yang memungkinkan panas untuk disalurkan secara merata ke seluruh bagian drum. Selain itu, pengering drum rotary juga dilengkapi dengan sistem pemulihan panas yang memungkinkan panas yang keluar dari drum dapat digunakan kembali untuk memanaskan udara yang akan masuk ke drum, sehingga penggunaan energi menjadi lebih efisien.

2. Kapasitas Produksi yang Besar

Pengering drum rotary juga memiliki kapasitas produksi yang besar dibandingkan dengan mesin pengering lainnya. Hal ini dikarenakan pengering drum rotary dapat menampung jumlah bahan yang lebih banyak dalam satu waktu. Dalam industri makanan, misalnya, pengering drum rotary dapat digunakan untuk mengeringkan bahan makanan dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat.

3. Pengeringan yang Merata

Pengering drum rotary juga mampu mengeringkan bahan secara merata. Hal ini dikarenakan desain drum yang memungkinkan bahan yang akan dikeringkan terpapar panas secara merata dan diaduk selama proses pengeringan. Selain itu, pengering drum rotary juga dilengkapi dengan sistem pengatur suhu dan kelembaban yang membuat proses pengeringan menjadi lebih terkontrol dan konsisten.

4. Mudah dioperasikan dan Dipelihara

Pengering drum rotary juga mudah dioperasikan dan dipelihara. Mesin pengering ini dilengkapi dengan panel kontrol yang mudah dipahami dan pengaturan yang sederhana. Selain itu, pengering drum rotary juga mudah dibersihkan dan dirawat agar tetap dalam kondisi yang baik.

5. Cocok untuk Berbagai Jenis Bahan

Pengering drum rotary juga cocok untuk mengeringkan berbagai jenis bahan, termasuk bahan dengan kadar air yang tinggi maupun rendah. Mesin pengering ini juga cocok untuk mengeringkan bahan dalam berbagai bentuk, seperti serpihan, bubuk, atau granul.

6. Meningkatkan Kualitas Produk Akhir

Pengering drum rotary juga dapat meningkatkan kualitas produk akhir. Dalam beberapa industri, seperti industri makanan dan farmasi, kelembaban yang terdapat pada produk akhir sangat penting. Pengering drum rotary dapat membantu mengurangi kelembaban produk akhir sehingga memperpanjang masa simpan produk dan meningkatkan kualitasnya.

 

Aplikasi Pengering Drum Rotary

Beberapa industri yang menggunakan Rotary Drum Dryer di antaranya:

1. Industri Pertanian

Rotary Drum Dryer banyak digunakan dalam industri pertanian untuk mengeringkan produk pertanian seperti jagung, beras, kacang tanah, kacang kedelai, dan lain sebagainya.

Proses pengeringan menggunakan Rotary Drum Dryer pada industri pertanian dimulai dengan memasukkan produk pertanian yang akan dikeringkan ke dalam drum pengering. Drum akan diputar dengan kecepatan yang diatur sesuai dengan jenis produk dan suhu udara panas yang dibutuhkan. Udara panas kemudian dihembuskan ke dalam drum untuk mengeringkan produk.

Pada industri pertanian, Rotary Drum Dryer memiliki beberapa keuntungan, di antaranya adalah kemampuan untuk mengeringkan produk dalam jumlah besar secara efisien dan cepat. Selain itu, proses pengeringan menggunakan mesin ini juga bisa diatur suhu dan kecepatan putaran drumnya sehingga bisa disesuaikan dengan jenis produk yang akan dikeringkan.

Namun demikian, penggunaan Rotary Drum Dryer pada industri pertanian juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain risiko kerusakan produk akibat suhu yang terlalu tinggi dan biaya operasional yang cukup tinggi. Oleh karena itu, sebelum menggunakan mesin ini, sebaiknya dilakukan pengecekan dan perawatan secara rutin agar proses pengeringan berjalan dengan baik dan aman.

2. Industri Kimia

Rotary Drum Dryer digunakan dalam industri kimia untuk mengeringkan bahan-bahan kimia seperti garam, magnesium, kalsium karbonat, dan lain sebagainya.

3. Industri Makanan

Industri makanan juga menggunakan Rotary Drum Dryer untuk mengeringkan bahan-bahan makanan seperti tepung, bumbu, biji-bijian, dan lain sebagainya.

4. Industri Farmasi

Rotary Drum Dryer digunakan dalam industri farmasi untuk mengeringkan bahan-bahan farmasi seperti antibiotik, vitamin, dan lain sebagainya.

5. Industri Pengolahan Limbah

Rotary Drum Dryer digunakan dalam industri pengolahan limbah untuk mengeringkan limbah cair atau padat sebelum dibuang.

6. Industri Pembuatan Briket

Rotary Drum Dryer digunakan dalam industri pembuatan briket untuk mengeringkan bahan baku seperti serbuk kayu, serbuk gergaji, dan lain sebagainya sebelum dijadikan briket.

7. Industri Pulp dan Kertas

Rotary drum dryer memiliki peran penting dalam industri pulp dan kertas sebagai bagian dari sistem pengeringan yang digunakan untuk mengurangi kadar air pada serat kayu atau kertas. Proses pengeringan ini dimulai dengan memasukkan bahan mentah yang telah dihancurkan ke dalam drum yang berputar dengan suhu dan kecepatan yang tepat.

Bahan mentah kemudian terpapar oleh udara panas atau gas buang dari pembakaran yang dikontrol oleh sistem pengaturan suhu dan tekanan. Udara panas tersebut akan bergerak dari atas ke bawah drum, sehingga menghilangkan kelembaban dari bahan mentah. Selama proses pengeringan, kecepatan drum juga diatur untuk memastikan bahan mentah terus bergerak dan terpapar oleh udara panas secara merata.

Setelah proses pengeringan selesai, bahan mentah akan keluar dari drum dan diproses lebih lanjut dalam proses produksi pulp dan kertas. Penggunaan rotary drum dryer pada industri pulp dan kertas memiliki keuntungan efisiensi yang tinggi dalam pengeringan bahan mentah dan menghasilkan produk akhir dengan kualitas yang baik.

 

Cara Merawat Pengering Drum Rotary

Untuk menjaga pengering drum rotary agar tetap berfungsi dengan baik, perlu dilakukan perawatan secara berkala. Beberapa tips perawatan yang dapat dilakukan antara lain:

1. Membersihkan Bagian-Bagian Pengering

Setelah penggunaan, bersihkan bagian dalam dan luar pengering drum rotary dengan kain lembut dan sabun ringan. Pastikan untuk membersihkan debu, kotoran dan sisa-sisa bahan yang menempel pada bagian drum, belt dan bearing.

2. Memeriksa dan Membersihkan Sistem Ventilasi

Sistem ventilasi yang kotor dapat mengurangi efektivitas pengering drum rotary, sehingga perlu diperiksa dan dibersihkan secara teratur.

3. Memeriksa Bagian-Bagian Penting

Beberapa bagian penting yang perlu diperiksa secara teratur adalah bearing, belt, dan gear box. Pastikan kondisi bagian tersebut dalam keadaan baik dan bekerja dengan lancar.

4. Memeriksa Suhu

Suhu yang terlalu panas atau terlalu rendah juga dapat mempengaruhi kinerja pengering drum rotary. Pastikan untuk memeriksa suhu pengering secara teratur dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

5. Melakukan Pemeliharaan Rutin

Lakukan pemeliharaan rutin pada pengering drum rotary dengan memeriksa manual penggunaan, mengganti bagian yang sudah rusak atau aus, dan melakukan penggantian oli atau pelumas.

 

Merk Rotary Drum Dryer yang terkenal di Dunia

Beberapa merk Rotary Drum Dryer yang terkenal di dunia antara lain:

1. FEECO International

Merupakan perusahaan manufaktur asal Amerika Serikat yang telah berpengalaman dalam menghasilkan peralatan pengeringan, termasuk Rotary Drum Dryer, selama lebih dari 60 tahun.

2. Andritz

Merupakan perusahaan teknologi asal Austria yang memproduksi berbagai jenis mesin dan peralatan industri, termasuk Rotary Drum Dryer.

3. Buflovak

Merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang fokus pada produksi peralatan industri, termasuk Rotary Drum Dryer, untuk berbagai jenis aplikasi seperti farmasi, makanan, dan kimia.

4. GEA

Merupakan perusahaan teknologi asal Jerman yang memproduksi berbagai jenis peralatan industri, termasuk Rotary Drum Dryer, untuk berbagai jenis aplikasi seperti pertanian, makanan, dan kimia.

5. Metso

Merupakan perusahaan teknologi asal Finlandia yang memproduksi berbagai jenis peralatan industri, termasuk Rotary Drum Dryer, untuk berbagai jenis aplikasi seperti pertambangan, mineral, dan logam.

 

Cara Menghitung Kebutuhan Rotary Drum Dryer

Berikut adalah langkah-langkah umum dalam menghitung kebutuhan Rotary Drum Dryer:

1. Tentukan jenis bahan yang akan dikeringkan dan cari tahu karakteristik bahan tersebut seperti kepadatan, ukuran partikel, dan kelembapan awal.

2. Tentukan kapasitas produksi yang diinginkan dalam satuan waktu (misalnya kilogram per jam).

Rumus Menghitung Kapasitas Produksi Rotary Drum Dryer:
Kapasitas Produksi (Q) = Konstanta (K) x Luas Permukaan Drum (A) x Kecepatan Putar Drum (N) x Fraksi Volume Bahan Kering (f) x Densitas Bahan Kering (p)

3. Hitung kelembapan akhir yang diinginkan untuk bahan tersebut. Kelembapan akhir adalah kelembapan yang harus dicapai setelah proses pengeringan untuk memenuhi standar kualitas produk.

Rumus Kelembapan Akhir:
Kelembapan Akhir (X2) = ((X1 x W1) – (W2 x f2)) / (f2 – f1)

4. Hitung kelembapan awal bahan yang akan dikeringkan. Ini adalah kelembapan yang dimiliki oleh bahan sebelum masuk ke dalam Rotary Drum Dryer.

Rumus Kelembapan Awal:
Kelembapan Awal (X1) = ((W1 – W2 x f1) / ((1 – f1) x p1)) x 100%

5. Gunakan formula yang sesuai untuk menghitung waktu pengeringan yang diperlukan berdasarkan kapasitas produksi, kelembapan awal, dan kelembapan akhir.

6. Hitung luas permukaan drum yang dibutuhkan untuk mengeringkan bahan dengan kapasitas produksi yang diinginkan. Rumus ini akan berbeda untuk setiap jenis drum dan tipe mesin Rotary Drum Dryer.

Rumus Menghitung Luas Permukaan Drum:
Luas Permukaan Drum (A) = 3,14 x Diameter Drum (D) x Panjang Drum (L)

7. Pilih tipe dan merk Rotary Drum Dryer yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan karakteristik bahan yang akan dikeringkan.

 

Contoh perhitungan produksi rotary drum dryer pada industri pulp & paper

Berikut adalah contoh perhitungan produksi Rotary Drum Dryer pada industri pulp & paper:

Diketahui:

  • Kapasitas produksi bahan mentah: 10.000 kg/hari
  • Kelembaban awal bahan mentah: 50%
  • Kelembaban akhir yang diinginkan: 10%
  • Luas permukaan drum: 20 m2
  • Waktu pengeringan: 4 jam

Langkah-langkah perhitungan:

Hitung berapa jumlah air yang perlu diuapkan dari bahan mentah:

  • Jumlah air awal = 10.000 kg x 50% = 5.000 kg
  • Jumlah air akhir = 10.000 kg x 10% = 1.000 kg
  • Jumlah air yang harus diuapkan = 5.000 kg – 1.000 kg = 4.000 kg
  • Hitung berapa jumlah air yang dapat diuapkan oleh Rotary Drum Dryer dalam waktu 1 jam:
    Jumlah air yang dapat diuapkan = 0,06 x (20 m2) x (2.800 Pa) = 33,6 kg/jam
  • Keterangan: angka 0,06 merupakan koefisien konversi dari volume udara (m3) menjadi massa udara (kg) pada suhu dan tekanan standar.
  • Hitung berapa jumlah air yang dapat diuapkan oleh Rotary Drum Dryer dalam waktu 4 jam:
    Jumlah air yang dapat diuapkan dalam 4 jam = 33,6 kg/jam x 4 jam = 134,4 kg
  • Hitung kapasitas produksi Rotary Drum Dryer dalam sehari:
    Kapasitas produksi = (134,4 kg/4 jam) x 24 jam = 806,4 kg/hari
  • Hitung efisiensi Rotary Drum Dryer:
    Efisiensi pengeringan = (jumlah air yang diuapkan / jumlah air yang harus diuapkan) x 100%
    = (134,4 kg / 4.000 kg) x 100% = 3,36%
  • Hitung total kebutuhan Rotary Drum Dryer untuk memenuhi kapasitas produksi bahan mentah:
    Total kebutuhan = 10.000 kg / 806,4 kg/hari = 12,39 unit

Dengan perhitungan di atas, didapatkan bahwa untuk memenuhi kapasitas produksi bahan mentah sebesar 10.000 kg/hari dengan kelembaban awal 50% dan kelembaban akhir yang diinginkan 10%, dibutuhkan 12,39 unit Rotary Drum Dryer dengan luas permukaan drum 20 m2 dan waktu pengeringan selama 4 jam.

 

Kesimpulan

Pengering drum rotary (Rotary Drum Dryer) adalah mesin pengering industri yang efisien dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi. Dengan melakukan perawatan secara berkala, pengering drum rotary dapat bertahan dalam waktu yang lama dan tetap memberikan hasil yang optimal.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar rotary drum dryer yang berkaitan dengan industri tempat kamu bekerja, silahkan di tanyakan langsung di kolom komentar. Team alwepo akan berusaha secepat mungkin untuk menjawab pertanyaan kamu. Baca juga industri lainnya di website Alam Lawe Popo. Semoga Bermanfaat!

Cek Informasi Teknologi dan Artikel yang lain di Google News Alwepo.com

Page:
...
/
0
Please Wait
...
Second
Code:
Close