Prosedur Pembuatan Konstruksi Miniatur Jembatan Dimulai Dari Tahap Ini

Tahapan Pembuatan Konstruksi Miniatur Jembatan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk membangun sarana dan prasarana, baik dalam bidang sipil maupun arsitektur, baik menggunakan jenis baja ringan, kayu ataupun material lainnya. Salah satu konstruksi yang semakin berkembang adalah pembuatan miniatur jembatan. Nah kali ini team alwepo.com akan membahas dimulai dari tahap apa saja? berikut penjelasannya untuk anda.

prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap

Konstruksi Miniatur Jembatan 

Merupakan salah satu karya tertua dalam dunia konstruksi adalah pembuatan jembatan. Dalam sebuah catatan sejarah menunjukkan bahwa jembatan ini sudah mulai dikenal sejak zaman nenek moyang yaitu prasejarah. Pada saat itu jembatan terbuat dari bahan kayu yang disilangkan. Kemudian di bagian ataskan akan ditutupi oleh ranting pohon.

Konstruksi miniatur jembatan sendiri merupakan sebuah tiruan atau replika dari jembatan asli yang sering kita temui. Adanya jembatan ini sangat penting untuk kegiatan sehari-hari. Biasanya jembatan ini digunakan untuk menghubungkan antra adua daerah atau lebih yang terpisah oleh alam. Dan umumnya konstruksi miniatur jembatan ini dibuat sebelum pada akhirnya diaplikasikan secara nyata.

Read also  Kelebihan dan Kekurangan Baja Ringan Serta Pemasangan Atap Baja Ringan Yang Harus Di Perhatikan

Jenis-jenis dari Jembatan

  1. Jembatan Kayu

Jenis dari jembatan ini ada banyak, yang pertama yaitu kayu. Seperti dengan namanya, jembatan kayu ini merupakan sebuah jembatan yang memakai bahan baku dari kayu. Umumnya untuk jembatan jenis kayu ini memiliki panjang yang relatif pendek dengan kapasitas kemampuan dalam menahan beban yang relatif ringan. 

Walaupun terlihat sangat sederhana, namun untuk prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap yang tetap mempertimbangkan dan memperhatikan ilmu atau mekanika supaya konstruksi yang akan dibuat mampu bertahan lama dan pastnya juga kokoh. Jadi, jika pembuatan dilakukan dengan benar, maka jembatan cenderung bisa lebih kuat dan tahan lama.

  1. Jembatan Bertulang dan Pratekan

Kedua ada jembatan bertulang dan pratekan. Jenis jembatan ini mulanya hanya dipakai untuk model jembatan yang pendek. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman yang terus maju, maka ditemukan beton pratekan yang mampu untuk membuat jembatan dengan bentang yang jauh lebih panjang.

  1. Jembatan Pasangan Batu dan Batu Bata

Ketiga ada jenis jembatan pasang batu dan batu bata. Jembatan pasangan batu dan bata ini merupakan alat penyebrangan yang konstruksi utamanya telah terbuat dari bahan batu dan batu bata. Untuk proses membuat jembatan dengan batu dan bata ini, maka konstruksi jembatan akan dibuat melengkung. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, jembatan jenis ini sudah jarang digunakan.

  1. Jembatan Baja

Jembatan yang berbahan dasar baja ini biasanya dipakai untuk alat penyebrangan dengan bentang yang cukup panjang serta adanya kekuatan menopang beban yang cenderung lebih besar. Prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap yang cukup rumit, terlebih jika model baha asli jenis baja. Dengan begitu, jembatan baja yang panjang akan memerlukan biaya yang mahal untuk hasil akhir yang luar biasa.

  1. Jembatan Komposit

Jenis jembatan yang terakhir yaitu komposit. Jembatan komposit sendiri adalah suatu alat penghubung yang dibuat dari perpaduan antara dua bahan yang sama ataupun bisa juga berbeda. Adanya perpaduan bahan ini telah  mempertimbangkan sifat dari kedua bahan yang dipakai. Tujuannya adalah agar hasil struktur jembatan yang didapatkan bisa lebih kuat dan bisa bertahan lebih lama.

Read also  Mengenal Lebih Dekat Merk Baja Ringan dan Harganya

Fungsi Sosial Dari adanya Jembatan

Seperti yang kita ketahui, jembatan memiliki fungsi untuk menghubungkan antara dua daerah atau wilayah agar bisa terjalin lalu lintas yang nyaman. Selain mempunyai fungsi teknis sebagai sarana penghubung dan estetis, ternyata jembatan yang biasa anda temukan ini juga memiliki fungsi sosial. 

Hal tersebut bisa terjadi karena fungsi utama dari jembatan adalah sebagai sarana untuk menghubungkan antara dua wilayah yang berbeda. Maka dari itu, alat penghubung yang jika di rancang dalam prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap rumit ini bisa memberikan dampak bagi berbagai macam kemajuan wilayah tersebut, baik di bidang transportasi dan .

 

Bagian-Bagian dari Konstruksi Jembatan 

Bagian Atas atau Superstructure yang memiliki fungsi untuk menampung berbagai bahan yang ditimbulkan oleh berbagai lintasan kendaraan atau orang yang nantinya bisa disalurkan di bawah. Umumnya untuk konstruksi bagian atas ini terdiri dari trotoar, lantai kendaraan, balok gelagar, diafragman, perletakan, dan juga ikatan pengaku yang terdiri dari rem, tumbukan dan angina.

Asal anda tahu trotoar adalah salah satu bagian dalam konstruksi jembatan atas yang berupa jalur pejalan kaki yang sejajar dengan bahu jalan. Tujuan dari trotoar itu sendiri adalah untuk menjaga keselamatan dan juga keamanan bagi pejalan kaki. Bagian dari trotoar itu sendiri antara lain tiang sandaran, peninggi, dan juga bagian konstruksi trotoar. 

Pada bagian bawah atau substructure memiliki fungsi untuk menerima berbagai beban yang diberikan dari atas jembatan serta menyalurkannya ke area pondasi. Dimana dari area pondasi ini akan disalurkan ke area tanah. Prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap yang cukup rumit bila ditinjau dari area bawah atau sub structure.

Read also  Yuk Intip Deretan Jenis Beserta Harga Atap Baja Ringan Per Lembar Disini!

Alat dan Bahan yang Digunakan untuk Membuat Miniatur Jembatan yang Keren

Dalam membuat miniatur jembatan ini, maka anda memerlukan alat dan bahan. Mulai dari penggaris yang berfungsi untuk mengukur bahan agar terlihat lebih rapi. Alat selanjutnya yaitu kuas yang berfungsi untuk mengaplikasikan cat di area yang ingin diberi warna. Jangan lupa untuk menyiapkan gunting dan cutter yang berguna untuk memotong bahan pembuatan miniatur. 

Setelah alat, kini saatnya anda menyiapkan bahannya. Bahan yang dipakai untuk membuat miniatur jembatan ini terdiri dari korek api yang mampu memberikan nilai seni dan ekonomis. Jangan lupa siapkan lem untuk merekatkannya, serta kertas karton atau triplek yang bisa berfungsi sebagai alas di bagian atas miniatur jembatan. Untuk bahan lainnya sediakan stik es krim dan balok kayu.

 

Proses Pembuatan Miniatur Jembatan

Buatkan sketsa  berupa tiang dan juga jalan dengan menggunakan kertas karton. Jangan lupa potong pola dengan menggunakan cutter agar memperoleh hasil yang rapi. Jika sudah, sambungkan pola-pola tersebeut menggunakan lem hingga merekat. Setelah itu, hal yang harus dilakukan yaitu memasangkan stik es krim sebagai tiang serta pondasi dengan menggunakan lem.

Bagian selanjutnya, prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap menghias jembatan dengan korek api dan memberi warna sesuai selera. Pastikan anda menggunakan cat air yang digunakan untuk kertas. Bila bakan dari triplek atau kayu, maka anda bisa menggunakan cat tembok. Bila pengecatan sudah selesai, maka lanjut dengan memasang miniatur di atas karton.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya, bahwa konstruksi miniatur jembatan adalah sebuah tiruan atau replika dari jembatan asli yang sering kita temui. Alat dan bahan yang digunakan dalam membuat jembatan ini beraneka ragam. Mulai dari penggaris, lem, kuas, cutter, kertas karton dan masih banyak lagi. Cara pembuatannya juga tergolong mudah, hanya dengan konsep memotong, menempel, dan mengecat.

Itulah beberapa hal tentang tahap pembuatan konstruksi miniatur jembatan yang dapat kita buat dan kita lakukan dalam pembuatan miniatur jembatan untuk kemudian sebagai acuan dalam pembuatan sebenarnya.