Penyebab Oli Netes Di Bawah Mesin Motor Matic dan Langkah Perbaikannya

Penyebab Oli Netes Di Bawah Mesin Motor Matic dan Langkah Perbaikannya

Penyebab Oli Netes Di Bawah Mesin Motor Matic – Oli merupakan zat terpenting dalam kendaraan bermotor baikroda 2 ataupun roda 4. Ketika oli dari kendaraan yang bisa keluar celah atau joint pada mesin. Merupakan termasuk motor matic.

Oli mempunyai peranan sebagai pelumas mesin bermotor, peranannya penting untuk jaga beragam komponen yang berada di dalam motor dari korosi ataupun karat, untuk menjaga kebersihan mesin dan memjaga keadaan suhu pada mesin bermotor.

Tapi Terkadang ada banyak pemilik motor yang mengalami satu permasalahan terkait oli yang ada di motor mereka cepat habis karena ada kebocoran. Kebocoran ini bisa terjadi di bagian mana saja dari matic kita, bahkan juga dari bawah mesin pada motor matic.

Maka dari itu perlu lekas diatasi dan dilaksanakan proses perbaikan. Untuk lebih jelasnya berkaitan oli netes di bawah mesin bermotor matic akan dibahas lebih dalam artikel di bawah ini.

Kebocoran akan menyebabkan kekurangan oli pada mesin dan apabila di biarkan juga akan mempengaruhi komponen lainnya, selain itu juga akan mengotori bagian dari motor yang terkena tetesan oli tersebut.

Oli netes di bawah mesin motor matic

Berikut 9 penyebab matic

1. Seal Oli mengalami kerusakan

Nah sebagai faktor pemicu yang pertama mengapa oli netes di bawah adalah dikarenakan oleh seal oli yang sudah mengalami kerusakan. Seperti yang kita pahami, yang mana manfaat seal oli sendiri sebagai pencegah agar oli yang berada di dalam mesin tidak merembes keluar.

Read also  Pompa air: Cara pasang otomatis pompa air

Hingga dengan begitu tidak membuat oli yang mestinya ada ditempatnya, masuk ke ruang proses pembakaran atau keluar ruangannya. Seal oli ini biasanya mengalami kerusakan di karenakan oleh lifetime dari seal tersebut sudah terlalu lama ataupun di karenakan ada goresan atau gesekan yang tidak normal.

2. Volume oli

Volume oli yang berlebih juga dapat menyebabkan oli netes atau tumpah dari ketika ada goncangan yang di alami motor. Jadi pastikan ketika melakukan pengisian oli sesuai dengan tkaran yang telah di tentukan.

3. Bagian As Aus

Kemudian faktor selanjutnya yang menyebabkan oli menetes di bawah matic adalah habisnya umur komponen poros sehingga semakin mengurangi perannya.

Karena itu, cara pengobatannya adalah dengan mengganti bagian yang bermasalah dengan yang baru. Namun jika tetap ingin mempertahankannya, Anda bisa sedikit memendekkan posisi sealing spring agar daya cengkeram kembali optimal.

4. Kemasan mesin hancur

Selain itu, penyebab oli menetes di bawah mesin matic sepeda motor adalah karena gas mesin rusak. Sehingga rusaknya seal akan mengakibatkan oli masuk terus mengalir dari masing-masing port mesin.

Semua mesin sepeda motor yang sudah lama digunakan atau karena tidak dirawat dengan baik biasanya memiliki hal ini. Oleh karena itu, untuk mengatasi kasus ini, cukup mengganti paket dengan mesin yang sama, baru dan asli, sesuai dengan jenis kendaraannya.

5. Baut tutup oli dol/patah

Oli juga menetes di bawah motor matic karena busi oli sudah tua atau rusak. Biasanya jenis rumahan ini dapat ditemukan di hampir semua sepeda motor yang baut kepala oli telah aus atau kendor karena penggunaan.

Selain itu penanganannya juga sangat mudah yaitu hanya dengan mengganti baud oli dengan baud baru.

Read also  Bahaya, Krikil Sangkut Di Alur Ban Dapat Berakibat Fatal

Karena jika Anda memaksanya tetap melakukannya, oli akan selalu menyusut dan komponen lain dapat terpengaruh.

6. Segel batang tambang rusak

Penyebab selanjutnya adalah seal crankshaft yang rusak yang kemudian berujung pada kebocoran oli yang berujung pada CVT sepeda motor matik.

Setelah mengatasi masalah ini, cincin penyegel poros engkol harus diganti dengan yang baru, kualitasnya tentu lebih baik dan klemnya sedemikian rupa sehingga menutupi saluran oli.

7. Seal As Engkol Telah Rusak

Segel yang rusak masih menjadi faktor penyebab berikut ini. Namun gasket ini berbeda dengan gasket aslinya karena kebocoran tersebut dapat terjadi pada crank seal.

Selanjutnya kasus ini biasanya sering terjadi pada sepeda motor bertransmisi matic yang akinya sudah rusak atau aus sehingga sering berakhir dengan menggunakan engkol untuk menghidupkan mesin yang pada gilirannya cepat merusak seal engkol seiring pemakaian.

Untuk mengatasi masalah ini, pelindung harus diganti dengan pelindung baru.

8. Tutup Cover segel CVT

Selain itu, penyebab oli bocor ke depan adalah rusaknya seal yang kemudian menyebabkan oli merembes ke dalam CVT bahkan belt CVT.

Nantinya akibat kebocoran ini bisa menyebabkan sabuk CVT selip dan membuat sepeda motor tidak bisa melaju normal. Oleh karena itu, untuk mengatasinya cukup mengganti paking CVT dengan yang baru

9. Seal otomatis seperti patah

Penyebab utama oli menetes di bawah mesin sepeda motor matic adalah seal poros matic yang rusak atau rusak, hal ini juga sering terjadi pada seal poros. Seperti yang kita ketahui fungsi dari shaft seal sendiri adalah untuk mencegah pergerakan oli agar tidak bergerak.

Solusinya cukup dengan mengganti oil seal dengan yang baru yang sudah sesuai atau memenuhi standar pabrikan.

Read also  Sebuah motor berkecepatan 10 m/s dipercepat sehingga kecepatannya menjadi 20 m/s. Jika massa

 

Cara memperbaiki penyebab oli netes di bawah mesin motor matic

Penyebab Oli Netes Di Bawah Mesin Motor Matic
gridoto

Jika Anda sudah mengetahui berbagai faktor penyebabnya, Anda juga perlu mengetahui cara memperbaikinya. Tentunya dalam mengatasi oli yang menetes pada sepeda motor matic harus diperhatikan faktor penyebabnya.

Jika terjadi keausan, perbaikan tentunya dilakukan dengan penggantian, baik ringan maupun dengan servis mesin lengkap. Hal ini memungkinkan bukaan yang berfungsi untuk mengalirkan oli tertutup rapat. Untuk mencegah oli menetes atau mengalir dari bagian manapun pada mesin sepeda motor matic.

 

Itulah pembahsan tentang oli netes di bawah mesin motor matic, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda untuk memastikan kendaraan bermotor anda selalu dalam kondisi prima.