Mikrometer Sekrup: Fungsi, Cara Menggunakan dan Bagian-bagiannya

alwepo.com – Mikrometer Sekrup adalah salah satu alat ukur yang digunakan untuk melakukan pengukuran yang memerlukan nilai presisi lebih besar daripada yang bisa dilakukan oleh sebuah jangka sorong atau vernier caliper.

Mikrometer sekrup memiliki peran yang sanagt baik dalam dunia produksi peralatan terutama di bidang pengukuran dalam proses pembubutan ataupun cnc, bisa mendapatkan hasil yang teliti untuk material ukuran kecil dan tidak ideal untuk melakukan pengukuran terhadap material dengan dimensi besar.

mikrometer sekrup

Sejarah Mikrometer Sekrup

Pada abad ke-17, William Gascoigne berhasil menemukan sekrup mikron pertama sebagai penyempurnaan dari Vernier. Bagian mikrometer sekrup pertama kali diterapkan pada teleskop untuk mengukur jarak sudut antara bintang dan ukuran relatif benda langit.

Mikrometer adalah kata neoklasik dari bahasa Yunani untuk koin. Micro artinya kecil dan metro artinya ukuran. Itu disebut Mikrometer Merriatem-Webster, dan bahasa Inggris berasal dari bahasa Prancis.

Kemudian, pada awal 1800-an, Henry Maudslay dijuluki “The Justice” oleh stafnya karena kecerdikannya dalam mengembangkan bangku cadangan. Ini adalah hasil akhir karena tingkat presisi pada bagian pengukuran sekrup mikrometer. Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1844, rincian penemuan Whitworth oleh Henry diterbitkan.

Fungsi Mikrometer Skrup adalah

Mikrometer sekrup merupakan alat ukur yang memiliki fungsi hampir sama dengan jangka sorong. Namun, jika dibandingkan dengan jangka sorong, mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian 10 kali lebih tinggi. Mikrometer sekrup bisa mengukur benda dengan ketelitian sampai 0,01 mm.

Mikrometer atau biasa disebut mikrometer sekrup adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda-benda berukuran kecil/tipis, atau yang berbentuk pelat dengan tingkat presisi yang cukup tinggi. Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm. Alat ini dilengkapi sekrup terkalibrasi yang banyak digunakan untuk mengukur komponen secara akurat. Dalam kehidupan sehari-hari, mikrometer sekrup digunakan tukang servis kulkas dan pompa air untuk mengukur diameter kawat tembaga yang akan digunakan untuk mengganti kumparan kawat yang telah rusak.

Mikrometer juga digunakan di dalam teleskop dan mikroskop yang masing-masing kegunaannya ialah mengukur diameter semu benda langit dan diameter benda mikroskopis. Mikrometer yang digunakan dengan teleskop ditemukan sekitar tahun 1638 oleh William Gascoigne, seorang astronom Inggris.

 

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Cara menghitung mikrometer sekrup dalam pengukuran benda sebenarnya cukup mudah dilakukan, asal sudah masing-masing fungsi dari setiap bagian yang ada pada mikrometer sekrup.

Berikut ini langkah-langkah cara menghitung mikrometer sekrup yang bisa kamu ikuti:

  • Letakkan objek yang ingin diukur pada bagian poros tetap
  • Putar thimble sampai objek terjepit oleh poros tetap dan poros geser
  • Putar ratchet agar menghasilkan perhitungan yang lebih presisi dengan cara menggerakkan poros geser secara perlahan
  • Apabila objek sudah terjepit sempurna oleh kedua poros, maka kamu sudah bisa membaca hasil pengukurannya pada skala utama dan skala nonius

Cara membaca mikrometer sekrup sangatlah mudah. Baca skala utama yang terletak pada bagian atas atau horizontal (skala 1 mm).

Lalu baca skala utama yang terletak di bagian bawah garis horizontal (ditambah 0,1 mm atau 0,5 mm tergantung dari banyaknya garis bawah di antara 2 garis atas).

 

Jenis Mikrometer Sekrup

Mikrometer Sekrup Bedasarkan Jenis Skalanya

Berdasarkan jenis skalanya, mikrometer sekrup dikelompokkan menjadi dua macam. Yaitu:

1. Micrometer screw manual – seperti namanya, pembacaan skala pada mikrometer jenis ini masih dilakukan secara manual. Yakni dengan cara membaca skala utama dan skala noniusnya lebih dahulu.

2. Mikrometer sekrup digital – merupakan pembaharuan dari mikrometer sebelumnya yang bersifat manual. Pembacaan nilai pada mikrometer ini tidak perlu lagi dengan melihat skala utama dan nonius. Tidak. Kalian cukup melihat hasil pengukuran yang secara otomatis akan muncul di layar LCD mikrometer. Sangat mudah bukan?

Jenis Mikrometer Sekrup Berdasarkan Fungsi

1. Mikrometer Sekrup Luar
Mikrometer sekrup luar adalah jenis mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengukur panjang dan lebar dari bagian luar benda.

2. Mikrometer Sekrup Dalam
Mikrometer sekrup adalah jenis mikrometer yang bentuknya seperti paku dan berfungsi untuk mengukur kedalaman suatu lubang, contohnya mengukur diameter kedalaman pipa.

 

Apa Saja Fungsi Bagian Bagian Mikrometer Sekrup

Bagian Bagian Mikrometer Sekrup

Jadi yang akan kita bahas disini adalah semua bagian dasar mikrometer sekrup, cara kerja, dan bagaimana cara mengaplikasikannya dengan tepat agar memiliki hasil akhir yang presisi dengan akurasi tinggi. Kenapa ditujukan demikian ? karena tujuan mikrometer itu sendiri adalah untuk dimanfaatkan dengan benar dengan cara menghindari sebisa mungkin kesalahan pengukuran.

Micrometer Parts and Uses

Seperti yang kita ketahui bahwasanya bagian-bagian mikrometer sekrup mempunyai fungsi yang sangat luas dimana keberadaannya telah banyak digunakan di hampir seluruh bidang ilmu teknik dan juga eksperimen ilmiah. Contohnya mengukur nilai-nilai suatu objek agar memiliki nilai terbaik dan presisi dengan tingkat akurasi yang tinggi.

C-Frame

Bagian bagian mikrometer sekrup C-Frame Yaitu bagian badan dari mikrometer sekrup yang membentuk huruf C yang berada di antara Anvil dan Barrel. Terbuat dari baja tuang yang mirip huruf C, menjadikan frame pada mikrometer sekrup bersifat kuat dan solid. Selain itu, frame juga harus tahan akan pemuaian. Karena, kalau sampai Frame memuai, maka penambahan jarak pun terjadi antara anvil dan spindle yang menyebabkan ketidakakuratan pada hasil pengukuran objek kerja.

Anvil

Bagian mikrometer sekrup Anvil adalah bagian batang kecil yang letaknya ada di ujung frame. Karena sifatnya yang ‘tetap’ membuat batang kecil anvil tidak bisa digerakan. Sedangkan di bagian ujung lainnya ada spindle yang akan bergerak menuju Anvil untuk menahan objek kerja dan melakukan pengukuran. Sedangkan fungsi anvil disini adalah untuk menahan benda kerja yang akan diukur.

Ratchet Knob

Terletak di ujung instrument dan berfungsi untuk memastikan bahwa hanya tekanan tertentu saja yang boleh diterapkan pada objek kerja. Mekanisme pada ratchet knob bertugas untuk menghindari pergerakan berlebih spindle terhadap suatu objek. Kalau kita coba memutarnya sampai mentok, maka pada ujung ratchet knob akan terdengar bunyi yang menandakan bahwa spindle telah menyentuh benda kerja. Tapi dalam keadaan seperti ini, spindle masih bisa diputar. Hanya saja kalau hal itu kamu lakukan maka hasil pengukuran kurang tepat dan tidak akurat.

Spindle

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sistem kerja mikrometer sekrup yaitu berdasarkan thread pada spindle sehingga lock nut akan berperan sebagai mur stasioner pada mekanisme tool ini. Jadi, perputaran mekanismenya berfungsi untuk mengontrol gerakan spindle.

Sleeve

Bagian dari silinder bertipe barel yang dipasang pada spindle dan termasuk juga ke dalam skala utama karena skala utamanya terukir pada Sleeve. Thimble berotasi di sekitar sleeve dan spindle. Berbentuk seperti tabung yang terletak di ujung luar mikrometer, sleeve memiliki fungsi utama sebagai tempat diletakkannya skala utama.

Thimble

Merupakan salah satu dari bagian bagian mikrometer sekrup yang berada di bagian luar sleeve. Ia berfungsi untuk meletakkan skala nonius. Karena thimble bisa diputar, maka setiap putaran pada thimble akan menggerakan spindle. Skala pada thimble menunjukkan nilai dari pengukuran dalam pecahan.

Jadi, agar kamu lebih memahaminya dengan lebih baik dan menerapkan penggunaan bagian bagian mikrometer dengan tepat, yang harus kamu lakukan pertama kali adalah memastikan cara kerja dan fungsi dasar bagian-bagian mikrometer sekrup, serta konstruksinya. Demikian artikel bagian bagian mikrometer sekrup semoga bermanfaat.

 

Cara Menghitung Mikrometer Sekrup

Menghitung dengan mikrometer sekrup adalah salah satu cara yang akurat untuk mengukur panjang atau diameter objek dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Mikrometer sekrup biasanya digunakan dalam berbagai bidang, seperti manufaktur, ilmu pengetahuan, dan teknik. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mengukur dengan mikrometer sekrup:

Langkah 1: Kenali Bagian-bagiannya

Sebelum menggunakannya, pahami bagian-bagian utama dari mikrometer sekrup:

  • Roda Utama: Roda besar yang digunakan untuk menggerakkan batang pengukur.
  • Batang Pengukur: Bagian yang bergerak dan akan bersentuhan dengan objek yang diukur.
  • Skrup Utama: Digunakan untuk mengatur tekanan atau ketegangan mikrometer.
  • Layar Skala: Tempat pembacaan hasil pengukuran.

Langkah 2: Kalibrasi Mikrometer

Pastikan mikrometer sekrup Anda telah dikalibrasi dengan benar sebelum digunakan. Ini memastikan bahwa alat tersebut memberikan hasil pengukuran yang akurat.

Langkah 3: Siapkan Objek yang Akan Diukur

Pastikan objek yang akan diukur bersih dan bebas dari kotoran atau debu yang dapat memengaruhi hasil pengukuran. Pastikan juga bahwa objek tersebut ditempatkan dengan stabil di bawah batang pengukur mikrometer.

Langkah 4: Gunakan Skrup Utama

Gunakan skrup utama untuk merenggangkan batang pengukur mikrometer. Ini dilakukan untuk memberikan cukup ruang bagi objek yang akan diukur untuk masuk di antara batang pengukur.

Langkah 5: Tempatkan Batang Pengukur

Perlahan-lahan dekatkan batang pengukur mikrometer ke objek yang akan diukur sehingga objek berada di antara dua batang pengukur. Pastikan objek tersebut tepat berada di bawah batang pengukur dan tidak terjepit.

Langkah 6: Baca Hasil Pengukuran

Dalam layar skala, Anda akan melihat dua jenis skala: skala utama dan skala vernier. Skala utama menunjukkan ukuran dalam mikrometer (um) atau sering juga dalam milimeter (mm). Skala vernier memberikan bacaan tambahan untuk presisi yang lebih tinggi. Untuk membaca hasilnya:

  • Catat angka dari skala utama yang sejajar atau tepat berada di atas batang pengukur.
  • Catat angka dari skala vernier yang sejajar dengan angka pada skala utama. Ini memberikan bacaan tambahan.

Langkah 7: Hitung Hasil Akhir

Hasil pengukuran adalah hasil dari penjumlahan angka dari skala utama dan skala vernier. Hasil ini akan memberikan ukuran yang sangat akurat untuk objek yang diukur dalam satuan mikrometer (um) atau milimeter (mm), tergantung pada jenis mikrometer yang digunakan.

Langkah 8: Catat Hasil dan Satuan

Pastikan untuk mencatat hasil pengukuran beserta satuan yang sesuai, seperti “um” atau “mm.”

Langkah 9: Selesaikan Pengukuran

Setelah pengukuran selesai, pastikan untuk mereset mikrometer sekrup Anda ke posisi awal dan bersihkan objek yang diukur dan alatnya.

 

Pertanyaan Seputar Mikrometer Skrup

Apa itu mikrometer sekrup dan fungsinya?

Mikrometer atau biasa disebut mikrometer sekrup adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda-benda berukuran kecil/tipis, atau yang berbentuk pelat dengan tingkat presisi yang cukup tinggi. Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm.

Apa yang dimaksud dengan mikrometer sekrup?

Marcello Alonso dan Edward J Finn dalam buku Dasar-Dasar Fisika Universitas (1994), mikrometer sekrup merupakan alat ukur untuk mengukur panjang atau ketebalan benda, kedalaman celah lubang, dan untuk mengukur diameter suatu lobang dengan ketelitian sebsar 0,005 milimeter.

Mikrometer sekrup untuk mengukur benda apa?

Mikrometer sekrup pada umumnya digunakan untuk mengukur diameter atau ketebalan suatu benda yang ukurannya kecil. Seperti dijelaskan sebelumnya, alat ini memiliki kepresisian 10x lipat dari jangka sorong sehingga dapat mengukur benda yang lebih kecil tepatnya pada ketelitian 0,01 mm.

Apa yang dimaksud mikrometer sekrup brainly?

Mikrometer sekrup adalah sebuah alat ukur besaran panjang yang cukup teliti. mikrometer mempunyai tingkat ketelitian 0,01 mm. Mikrometer sekrup berfungsi untuk mengukur panjang ketebalan diameter dari benda-benda yang cukup kecil seperti lempeng baja, aluminium, diameter kabel, kawat, dll.

Apa fungsi mikrometer sekrup dalam kehidupan sehari hari?

Dalam kehidupan sehari-hari, mikrometer sekrup pada umumnya digunakan oleh tukang servis atau mekanik kulkas dan pompa air untuk mengukur diameter kawat tembaga yang akan digunakan untuk mengganti kumparan kawat yang telah rusak.

Apa perbedaan dari jangka sorong dan mikrometer sekrup?

Mikrometer sekrup dan jangka sorong merupakan alat untuk mengukur suatu besaran panjang. Yang membedakan adalah besar skala terkecil yang bisa dibaca masing-masing alat. Mikrometer sekrup memiliki skala terkecil 0,01 mm, sedangkan jangka sorong memiliki skala terkecil 0,01 cm.

Berapa skala utama mikrometer sekrup?

Skala utama dari mikrometer sekrup terdiri dari angka: 1, 2, 3, 4, 5 mm dan seterusnya. Angka ini tepatnya berada pada bagian atas. Sedangkan untuk nilai tengahnya terdiri dari angka: 1.5; 2.5; 3.5; 4.5; 5.5 mm dan seterusnya.

Kenapa mikrometer sekrup lebih teliti?

Karena mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur ketebalan benda² yg berbentuk lembaran. Seperti, tebal uang logam & tebal kertas. Batas ketelitian mikrometer sekrup sampai ketelitian 0,01 mm/ 0,001 cm, jadi ketelitiannya lebih cermat daripada ketelitian jangka sorong.

Berapa ketidakpastian pengukuran mikrometer sekrup?

Mikrometer sekrup memiliki ketelitian atau ketidakpastian hasil pengukuran : 0,5 × 0,01 mm = 0,005 mm atau 0,0005 cm. Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda bundar dan plat yang sangat tipis. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca.