Menjadi Kaya Dengan Bersedekah Ala Ust Yusuf Mansur

orang kaya kuncinya

Siapa yang tidak mengenal Yusuf Mansur, ustadz muda yang terkenal dengan ceramah bertuturnya. Ceramahnya begitu renyah dan mudah dicerna. Selain itu karena ia sendiri sudah mengalami apa yang diceramahkannya, menambah daya bobot setiap ucapan ustadz ini.

Salah satu tema yang paling diminati adalah mengenai bagaimana meraih sukses. Memang pada awalnya agak sulit diterima: bagaimana sedekah membuka pintu rezeki, tahajud membawa ketenangan hidup, dan sholat dhuha menaburkan berkah pada kerja-kerja kita.

Namun sebenarnya cara sukses ala Yusuf Mansur ini didukung bukti-bukti ilmiah. Misalnya dengan sedekah. Orang-orang yang banyak bersedekah memang harus menjadi kaya. Kekayaan itu adalah efek dari sedekah.


Bagaimana penjelasannya? Ketika tersenyum di hadapan saudara kita, secara otomatis kita mendapatkan senyum balik. Begitu juga dengan orang yang seringkali marah-marah, mereka akan mendapati orang lain mudah juga marah.

Apa yang kita lakukan adalah biji yang kita tanam. Biji apapun akan tumbuh dan kembali kepada kita semua, terlepas apakah kita menerimanya atau menolaknya.

Misalnya Anda baik kepada orang lain, orang lain itu biasanya akan juga baik kepada Anda. Jika tidak, ada orang lain yang akan tetap melihat kebaikan Anda. Hukum ini pasti berlaku, baik disadari maupun tidak.

Ternyata begitu pula ketika Anda menebang pohon di hutan. Pada satu waktu tertentu, kita akan menuai bencana alam, baik kekeringan maupun banjir.

Dari uraian di atas, terlihat suatu pola. Polanya adalah apa yang kita tanam akan tumbuh dan kembali kepada kita. Hukum ini tidak saja berlaku pada tanaman, namun pada semua lini kehidupan.

Nah, ketika seseorang “melepaskan” harta kekayaan di hamparan dunia ini, sejatinya ia sedang menanam. Apa yang ditanam? Benih kekayaan. Suatu hari kelak, pasti apa yang Anda tanam itu akan tumbuh, berkembang, berbuah, dan kembali kepada si penanamnya. Meskipun si penanam tidak pernah mengharapkan biji itu tumbuh, hukum alam memastikan benih itu tumbuh dan berbuah untuk si penanam.

Coba simak beberapa milyarder berikut ini.

#1. Bill Gates. Sang Pendiri Microsoft.
Di bawah naungan yayasan yang didirikan bersama istrinya, Bill Gates meyumbangkan triliunan kekayaannya. Faktanya, pendapatannya terus menggunung.

#2. Warren Buffet
Kekayaan Warren Buffet pernah menyalip Bill Gates. Namun multi-milyarder ini tidak menggunakan harta kekayaannya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat. Ia menyumbangkan hampir 99% kekayaannya.
 
#3.  Ted Turner
Ia menyumbangkan lebih dari 1.5 juta dollar.
 
#4. James Stowers
Menyumbangkan lebih dari 2 juta dollar.
 
#5. Michael Bloomberg
Menyumbangkan kekayaannya senilai lebih dari 2.8 juta dollar.
 
#6. George KaiserMenyumbangkan kekayaannya senilai lebih dari 3.3 juta dollar.

#7. Eli BoardMenyumbangkan kekayaannya senilai lebih dari 3.5 juta dollar.

Tentu saja masih banyak daftar panjang orang-orang dengan kekayaan terus bertumbuh seiring donasi yang mereka berikan.

Di Indonesia sendiri tidak sedikit yang memberikan testimoni bagaimana sedekah memiliki kekuatan untuk membuka katup-katup rezeki.

Ketika seseorang tekun bersedekah akan mengubah mentalitasnya. Sedekah membentuk semacam mentalitas kaya. Mentalitas ini lahir setiap kali kita memberi. Bagaimana proses pembentukan mentalitas itu?

Jiwa merasa memiliki sesuatu ketika ia memberi. Perasaan memiliki ini adalah jalan menuju perasaan kaya. Karena kekayaan memang sama dengan memiliki banyak hal.

Mentalitas kaya ini-lah rahasia yang kadang tak terlihat sebagai salah cara sukses, termasuk cara sukses ala Yusuf Mansur. Oleh karena itu, petunjuk-petunjuk dari ajaran agama sebenarnya kembali lagi untuk kepentingan manusia itu sendiri.

Read also  Pantang Menyerah Semua Karena Allah