Gara-Gara Mobil Baru Inden, Ramai-Ramai Buru Mobil Bekas

Gara-Gara Mobil Baru Inden, Ramai-Ramai Buru Mobil Bekas
ilustrasi (pixabay)

alwepo.com, Momen lebaran memang menjadi momen untuk semua orang terutama momen mudik di sudah menjadi tradisi dan budaya.

Momen Ramadhan, Lebaran dan Mudik ini bisa di bilang momen puncak perekonomian di Indonesia, bagaiaman tidak, dalam kondisi ini tingkat belanja dan pengeluaran rata-rata keluarga Indonesia juga meningkat.

Tidak terlepas bagi kalangan golongan ekonomi menengah keatas, tentu tidak kalah juga bagi para peminat Otomotif ataupun yang hendak menginginkan suasana baru di Hari Raya ‘Idul Fitri tentu ingin mengganti mobil dengan mobil yang baru.

Namun, bagi sebagian orang harus bersabar di karenakan mobil baru banyak yang inden pasca-covid. Sebab, bagaimana pun penjualan yang sempat merosot pada satu hingga dua tahun belakangan berdampak pada minimalisasi produksi.

mobil baru inden, mobil bekas incaran
ilustrasi (pixabay)

“Dengan di perbolehkannya oleh , masyarakat pasti antusias sekali. Peningkatan pembelian mobil terjadi. Namun kami ada tantangan, disebutnya tantangan yah bukan halangan, bahwa mobil baru inden semua sekarang,” ujar Rully Setiawan, Direktur Keuangan Mandiri Utama Finance (MUF).

Mandiri Utama Finance sendiri menurutnya bisa serta merta menangguk peningkatan minimal 10 persen untuk mobil baru, dan yang menarik adalah fenomena pembelian .

“Kami juga merasakan peningkatan minimal 10 persen. Cuma, keterbatasan kendaraannya. Namun kami juga punya bekas, bisa jadi solusi yang lain. Kami pastikan kualitasnya bagus, waranty, bisa untuk mudik. Ini bisa tinggi, bisa lebih dari 15 persen,” akunya.

Mobil bekas low km, menurutnya, banyak diminati orang. Dengan jumlah dealer yang banyak sekali ditambah data dari Mandiri dan Bank Syariah Indonesia-Mandiri (BSI Mandiri), maka hal tersebut dalam kondisi saat ini menjadi menguntungkan.

“Kami kerja sama dengan 6.000 dealer. Captive Mandiri dan BSI database banyak, besar sekali. Soal syariah ini juga, berkah buat kita. Pertumbuhannya sangat tinggi, dipacu OJK, masyarakat syariah, dan wapres juga arahkan untuk mengoptimalkan,” ujarnya.

Read also  Penyebab Oli Netes Di Bawah Mesin Motor Matic dan Langkah Perbaikannya

Dengan kondisi mobil baru inden sementara Lebaran semakin dekat, maka banyak yang memilih untuk memburu mobil bekas.

“Karena orang banyak ingin beli baru, inden, enggak sabar, jadi cari bekas. Tapi bagus karena kami punya solusi, karena kami punya jaringan showroom mobil bekas seluruh Indonesia. Bisa dicek di moas.muf.co.id. Di situ semua stok mobil bekas kita, dan sudah ada simulasi perhitungan kredit,” kata dia.

 

Jadi, dengan kondisi seperti ini keputusan ada di tangan anda semua, apakah akan membeli mobil baru ataupun membeli mobil bekas. Anda bisa langsung menuju terdekat di daerah anda untuk berkonsultasi ataupun langsung memutuskan unit kendaraan yang akan anda beli. Semoga bermaat.