Rangkaian Listrik: Dalam proses perakitan rangkaian listrik arus listrik disalurkan melalui?

Alwepo.com, Dalam proses perakitan rangkaian listrik arus listrik disalurkan melaluiRangkaian listrik adalah sekumpulan komponen elektronik yang terhubung satu sama lain untuk menyalurkan arus listrik dari sumber tegangan ke beban. Rangkaian listrik dapat digunakan untuk mengontrol, memodifikasi, atau mengubah sifat arus listrik yang disalurkan ke beban.

Rangkaian listrik dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang diinginkan. Rangkaian listrik dapat terdiri dari kabel, saklar, lampu, motor, resistor, dll. Rangkaian listrik harus dipasang dengan hati-hati dan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku agar tidak terjadi kecelakaan atau kerusakan pada komponen-komponen yang terhubung dalam rangkaian.

Rangkaian Kelistrikan Lampu Kepala dan Lampu Kota

Dalam proses perakitan rangkaian listrik arus listrik disalurkan melalui

Dalam proses perakitan rangkaian listrik arus listrik disalurkan melalui komponen-komponen yang terhubung dalam rangkaian tersebut. Komponen-komponen tersebut bisa berupa kabel, saklar, lampu, motor, dll. Arus listrik akan mengalir melalui komponen-komponen tersebut sesuai dengan rancangan rangkaian yang telah dibuat. Perakitan rangkaian listrik harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat agar tidak terjadi kecelakaan atau kerusakan pada komponen-komponen yang terhubung dalam rangkaian.

 

Komponen elektronik

Komponen elektronik adalah suatu bagian atau komponen yang digunakan dalam rangkaian elektronik atau sistem elektronik. Komponen elektronik dapat berupa komponen aktif atau komponen pasif.
Komponen aktif adalah komponen yang memiliki kemampuan untuk memperkuat atau mengubah sifat arus listrik yang mengalir melalui komponen tersebut.
Contoh komponen aktif adalah transistor, dioda, dan operasional amplifier (op-amp). Komponen pasif adalah komponen yang tidak memiliki kemampuan untuk memperkuat atau mengubah sifat arus listrik yang mengalir melalui komponen tersebut. Contoh komponen pasif adalah resistor, kapasitor, dan indutor.

Selain komponen aktif dan pasif, ada juga komponen elektronik yang bersifat hybrid, yaitu komponen yang memiliki sifat komponen aktif dan komponen pasif. Contoh komponen elektronik hybrid adalah thermistor dan varistor.

Komponen elektronik digunakan dalam berbagai macam aplikasi, seperti sistem kontrol, sistem audio, sistem komunikasi, dll. Komponen elektronik harus dipilih sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan agar sistem elektronik yang dibuat dapat berfungsi dengan baik.