Blower AC Mobil: Komponen Dasar serta Masalah Teknik dan Cara Mengatasinya


Penggunaan blower AC mobil itu menjadi sebuah keharusan pada kendaraan kita. Salah satu faktor kenyamanan dalam berkendara adalah suhu dalam didalam mobil itu sesuai dengan keinginan kita, tentu tidak terlalu panas ataupun tidak terlalu dingin apalagi ketika perjalanan jauh menggunakan mobil.

Daftar Isi

Ada banyak hal dalam Blower AC mobil yang bisa di bahasa, mulai dari pemahaman dasar, komponen sampai masalah teknis terkadang pelu harus kita tahu untuk membantu kita dalam mengatasi problem yang sering terjadi pada blower AC mobil.

Apa Itu Blower AC?

Blower AC Mobil: Komponen Dasar serta Masalah Teknik dan Cara Mengatasinya

Blower AC adalah perangkat yang bertanggung jawab untuk menggerakkan udara dingin yang dihasilkan oleh AC mobil dan mengarahkannya ke dalam kabin kendaraan. Ini adalah bagian yang berfungsi untuk mengatur aliran udara dingin, membuat pengemudi dan penumpang merasa nyaman selama perjalanan, terutama saat cuaca panas. Blower AC bekerja dengan menggerakkan udara melalui berbagai komponen dalam sistem AC dan mengarahkannya ke dalam kabin kendaraan.

Fungsi Blower AC Mobil

Fungsi utama blower pada AC mobil adalah menggerakkan udara dingin yang telah melewati evaporator, komponen yang mendinginkan udara. Blower ini memiliki beberapa fungsi penting, termasuk:

  1. Mengatur Kecepatan Udara: Blower dapat diatur dalam beberapa tingkat kecepatan untuk mengakomodasi preferensi suhu pengemudi dan penumpang.
  2. Mengarahkan Udara: Blower mengarahkan aliran udara ke berbagai bagian dalam kabin mobil, termasuk kearah wajah pengemudi dan penumpang, ke kaki, atau ke kaca depan untuk mencegah embun.
  3. Meningkatkan Kenyamanan: Dengan mengatur suhu dan arah aliran udara, blower AC memastikan kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Jenis-Jenis Blower AC

Jenis Blower AC Mobil

1. Blower Sentrifugal

  • Deskripsi: Blower sentrifugal memiliki desain yang menghasilkan aliran udara dalam pola melingkar. Ini adalah jenis blower yang paling umum digunakan dalam mobil.
  • Cara Kerja: Blower sentrifugal bekerja dengan menggerakkan udara secara radial, yaitu menghisap udara dari pusat dan mendorongnya ke luar dalam pola melingkar. Ini menciptakan tekanan positif yang mendorong udara ke dalam kabin mobil.
  • Kelebihan: Blower sentrifugal dapat menghasilkan aliran udara dengan tekanan yang lebih tinggi, sehingga cocok untuk mendorong udara melalui saluran udara yang lebih panjang atau bercabang.
  • Kegunaan: Jenis blower ini umumnya digunakan dalam sistem AC mobil karena efisiensinya dalam menghasilkan aliran udara yang kuat.

2. Blower Sentral

  • Deskripsi: Blower sentral adalah jenis blower yang menggerakkan udara melalui satu titik pusat dan mengarahkannya ke berbagai bagian kabin mobil.
  • Cara Kerja: Blower sentral mengumpulkan udara di satu titik dan kemudian mengarahkannya ke berbagai saluran udara yang menghubungkan ke berbagai bagian dalam kabin mobil.
  • Kelebihan: Blower sentral dapat mengatur aliran udara ke berbagai bagian kabin dengan baik, sehingga pengemudi dan penumpang dapat menyesuaikan arah aliran udara sesuai kebutuhan.
  • Kegunaan: Blower jenis ini umumnya digunakan dalam mobil yang memiliki banyak saluran udara untuk mengarahkan udara ke berbagai arah.

3. Blower Ganda

  • Deskripsi: Blower ganda memiliki dua unit blower yang bekerja bersama-sama untuk meningkatkan kapasitas aliran udara.
  • Cara Kerja: Dua blower bekerja bersama-sama untuk menghasilkan aliran udara yang lebih kuat. Mereka dapat diatur secara independen atau bersamaan.
  • Kelebihan: Blower ganda memiliki kapasitas pendinginan yang lebih tinggi dan dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam mengatur kecepatan dan arah aliran udara.
  • Kegunaan: Biasanya digunakan dalam mobil yang lebih besar atau berkabin luas, di mana kapasitas pendinginan yang lebih besar diperlukan.

4. Blower Variabel

  • Deskripsi: Blower variabel adalah jenis blower yang dapat mengatur kecepatan secara variabel sesuai dengan kebutuhan.
  • Cara Kerja: Blower ini dapat diatur pada berbagai tingkat kecepatan, mulai dari rendah hingga tinggi, sesuai dengan preferensi pengemudi atau penumpang.
  • Kelebihan: Blower variabel memungkinkan pengguna untuk mengatur kecepatan aliran udara sesuai dengan kenyamanan mereka, sehingga lebih hemat energi.
  • Kegunaan: Blower ini digunakan dalam berbagai jenis mobil untuk memberikan pengemudi dan penumpang kontrol yang lebih baik atas aliran udara.

Komponen-Komponen Blower AC Mobil

Pada sistem AC mobil, blower AC merupakan komponen kunci yang bertanggung jawab untuk mengatur aliran udara ke dalam kabin kendaraan. Blower AC bekerja dengan mendorong udara melalui saluran udara dan penyaring udara menuju evaporator AC untuk kemudian didinginkan dan didistribusikan ke seluruh kabin. Untuk lebih memahami bagaimana blower AC bekerja, penting untuk mengetahui komponen-komponen utama yang membentuk blower AC mobil.

Berikut adalah komponen-komponen utama dalam blower AC mobil:

1. Motor Blower

  • Deskripsi: Motor blower adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan tenaga yang diperlukan untuk menggerakkan kipas blower.
  • Cara Kerja: Motor blower mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, yang digunakan untuk memutar kipas blower.
  • Kelebihan: Motor blower harus dapat menghasilkan daya yang cukup untuk menciptakan aliran udara yang kuat.
  • Kegunaan: Motor blower adalah komponen utama dalam blower AC, dan kinerjanya berpengaruh langsung pada kekuatan aliran udara.

2. Kipas Blower

  • Deskripsi: Kipas blower adalah komponen fisik yang terhubung dengan motor blower dan menghasilkan aliran udara.
  • Cara Kerja: Kipas blower diputar oleh motor blower, dan aliran udara dibuat ketika kipas ini berputar.
  • Kelebihan: Kipas blower harus dirancang untuk menciptakan aliran udara yang kuat dan merata.
  • Kegunaan: Kipas blower mengarahkan udara ke saluran udara AC untuk didistribusikan ke dalam kabin kendaraan.

3. Penyaring Udara (Filter Udara)

  • Deskripsi: Penyaring udara adalah komponen yang bertugas menyaring udara yang masuk ke dalam blower AC, menghilangkan debu, kotoran, dan partikel lainnya.
  • Cara Kerja: Udara yang masuk melalui penyaring udara dijernihkan dari partikel-partikel berbahaya sehingga udara yang masuk ke dalam kabin lebih bersih dan sehat.
  • Kelebihan: Penyaring udara membantu menjaga kualitas udara di dalam kabin kendaraan dan melindungi pengemudi dan penumpang dari partikel-partikel yang berbahaya.
  • Kegunaan: Penyaring udara adalah komponen penting untuk menjaga kualitas udara dalam kabin dan mencegah masuknya partikel-partikel yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

4. Resistor Blower

  • Deskripsi: Resistor blower adalah komponen yang digunakan untuk mengatur kecepatan kipas blower.
  • Cara Kerja: Resistor blower mengontrol ketersediaan daya listrik ke motor blower, sehingga mengatur kecepatan kipas blower.
  • Kelebihan: Resistor blower memungkinkan pengemudi atau penumpang untuk mengatur kecepatan aliran udara sesuai dengan preferensi mereka.
  • Kegunaan: Resistor blower memberikan kontrol yang lebih baik atas kenyamanan dalam kabin dengan mengatur kecepatan aliran udara.

5. Selang Saluran Udara

  • Deskripsi: Selang saluran udara adalah bagian dari sistem saluran udara yang mengarahkan aliran udara dari blower AC ke saluran udara kabin.
  • Cara Kerja: Selang-selang ini memastikan bahwa udara yang dihasilkan oleh blower AC mengalir ke dalam kabin kendaraan melalui saluran udara yang tepat.
  • Kelebihan: Selang saluran udara harus dirancang agar tidak ada kebocoran yang mengakibatkan terhambatnya aliran udara.
  • Kegunaan: Selang saluran udara menghubungkan blower AC dengan saluran udara kabin untuk mendistribusikan udara yang telah didinginkan.

6. Kotak Kipas (Blower Housing)

  • Deskripsi: Kotak kipas adalah rumah atau wadah yang melindungi motor blower, kipas, dan komponen lainnya dalam satu kesatuan.
  • Cara Kerja: Kotak kipas melindungi komponen-komponen blower dari debu dan kotoran, serta menjaga keamanan dan kebersihan sistem AC.
  • Kelebihan: Kotak kipas harus dirancang untuk menjaga keamanan dan integritas komponen blower.
  • Kegunaan: Kotak kipas adalah bagian penting dalam sistem blower AC yang melindungi komponen-komponen vital.

Masalah-Masalah Blower AC Mobil

1. Penyebab Blower AC Mati

Penyebab blower AC mati dapat bervariasi, dan beberapa di antaranya termasuk:

  • Fusible Link atau Sekering Rusak: Salah satu penyebab paling umum adalah sekering atau fusible link yang rusak atau putus. Sekering berfungsi melindungi sistem listrik dan AC dari lonjakan arus listrik.
  • Kabel Putus atau Koneksi Longgar: Kabel yang terputus atau koneksi yang longgar antara motor blower dan sumber daya listriknya dapat menyebabkan blower mati.
  • Motor Blower Rusak: Motor blower yang rusak atau mati juga dapat mengakibatkan blower AC mati.

2. Blower AC Mobil Tidak Berputar

Masalah blower yang tidak berputar bisa disebabkan oleh:

  • Motor Blower Rusak: Motor blower yang mati atau rusak dapat menghentikan kipas blower berputar.
  • Resistor Blower Rusak: Resistor blower yang rusak dapat memengaruhi pengaturan kecepatan blower dan mengakibatkan berhentinya putaran blower.
  • Saklar Blower Bermasalah: Saklar blower yang bermasalah atau rusak juga dapat menghentikan blower berputar.

3. Bunyi-Bunyi yang Sering Terjadi pada Blower AC

Bunyi-bunyi yang sering terjadi pada blower AC dapat mencakup:

  • Bunyi Berisik: Bunyi berisik bisa disebabkan oleh kipas blower yang aus atau kotor, atau benda asing yang terjebak di dalamnya.
  • Bunyi Bergetar: Bunyi bergetar mungkin disebabkan oleh kipas blower yang tidak seimbang atau komponen yang longgar.
  • Bunyi Berembun: Ini mungkin terjadi jika ada kelembapan berlebih di dalam blower, yang bisa menyebabkan berembun pada kipas.

4. Blower AC Mobil Kurang Kencang

Penyebab blower yang kurang kencang meliputi:

  • Penyumbatan Penyaring Udara: Penyumbatan pada penyaring udara dapat menghambat aliran udara dan mengurangi kinerja blower.
  • Kipas Blower Aus: Kipas blower yang aus atau kotor mungkin tidak dapat menghasilkan aliran udara yang cukup kuat.
  • Resistor Blower Rusak: Resistor blower yang rusak dapat memengaruhi pengaturan kecepatan blower dan mengurangi daya kencangnya.

5. Blower AC Berbau

Blower AC yang berbau bisa disebabkan oleh:

  • Penyaring Udara Kotor atau Basah: Penyaring udara yang kotor atau basah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri yang menghasilkan bau.
  • Kelembapan Berlebih: Kelembapan berlebih di dalam sistem AC dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan bau tidak sedap.
  • Penumpukan Kotoran di Dalam Blower: Kotoran dan debu yang menumpuk di dalam blower juga dapat menghasilkan bau yang tidak enak.

6. Penyebab Blower AC Mobil Tidak Dingin

Beberapa alasan blower AC tidak menghasilkan udara dingin meliputi:

  • Kekurangan Refrigeran: Kekurangan refrigeran (freon) dalam sistem AC dapat mengurangi kemampuan pendinginan.
  • Komponen Rusak: Komponen seperti kompresor atau kondensor yang rusak juga dapat memengaruhi pendinginan.
  • Penyumbatan Saluran Udara: Penyumbatan dalam saluran udara atau penyaring udara yang kotor dapat menghalangi aliran udara dingin.

Perawatan dan Perbaikan Blower AC Mobil

1. Cara Membersihkan Blower AC Mobil

Membersihkan blower AC mobil adalah tindakan perawatan yang penting untuk menjaga kualitas udara dalam kabin kendaraan dan mencegah terjadinya masalah terkait AC. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara membersihkan blower AC mobil:

Langkah 1: Matikan Mesin Kendaraan

Pastikan mesin kendaraan sudah dimatikan sebelum memulai proses pembersihan blower AC.

Langkah 2: Akses Blower AC

Biasanya, blower AC terletak di bawah dashboard depan. Anda perlu melepas penutup atau panel yang melindungi blower AC untuk mengaksesnya.

Langkah 3: Lepaskan Blower AC

Untuk membersihkan blower AC dengan baik, lepaskan blower tersebut dari tempatnya. Ini mungkin melibatkan melepas sekrup atau baut yang mengikatnya.

Langkah 4: Periksa Debu dan Kotoran

Setelah blower diakses, periksa adanya debu, kotoran, atau benda-benda asing lainnya yang mungkin menumpuk di sekitar kipas atau dalam blower itu sendiri. Bersihkan semua kotoran dengan hati-hati.

Langkah 5: Gunakan Sirkuit Udara Kering

Penggunakan sirkuit udara kering (biasanya kompresor udara) sangat berguna untuk menghilangkan debu dan kotoran yang melekat pada kipas dan komponen blower lainnya. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut agar tidak merusak komponen.

Langkah 6: Bersihkan Penyaring Udara

Jika ada penyaring udara di dalam blower, lepaskan dan bersihkan dengan menyikat atau kibas. Anda juga dapat mempertimbangkan penggantian penyaring udara jika sudah terlalu kotor.

Langkah 7: Pasang Kembali Blower AC

Setelah membersihkan blower dan area sekitarnya, pasang kembali blower AC dengan benar sesuai dengan petunjuk produsen. Pastikan semuanya terpasang dengan aman.

Langkah 8: Nyalakan AC dan Periksa

Hidupkan mesin kendaraan dan nyalakan AC untuk memastikan bahwa blower bekerja dengan baik dan udara yang ditiupkan bersih.

2. Cara Melepas dan Memasang Blower AC

Melepas dan memasang blower AC mobil bisa menjadi tugas yang cukup rumit. Jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman dalam perbaikan mobil, lebih baik serahkan pekerjaan ini kepada mekanik profesional. Namun, jika Anda merasa mampu, berikut adalah panduan umum:

Melepas Blower AC:

  • Matikan mesin kendaraan dan pastikan kunci kontak sudah dilepas.
  • Akses blower AC yang biasanya terletak di bawah dashboard depan.
  • Lepaskan penutup atau panel yang melindungi blower.
  • Lepaskan kabel daya yang terhubung ke motor blower.
  • Lepaskan baut atau sekrup yang mengikat blower ke kendaraan.
  • Hati-hati lepaskan blower dari tempatnya.

Memasang Kembali Blower AC:

  • Pastikan blower dalam kondisi yang baik dan bersih sebelum memasangnya kembali.
  • Masukkan blower ke dalam tempatnya dengan hati-hati.
  • Kencangkan baut atau sekrup yang digunakan untuk mengikat blower ke kendaraan.
  • Sambungkan kembali kabel daya ke motor blower.
  • Pasang kembali penutup atau panel yang melindungi blower.
  • Nyalakan mesin kendaraan dan periksa apakah blower berfungsi dengan baik.

3. Memperbaiki Resistor Blower AC Mobil

Resistor blower AC adalah komponen yang digunakan untuk mengatur kecepatan kipas blower. Jika Anda mengalami masalah dengan kontrol kecepatan blower AC, mungkin perlu memeriksa atau mengganti resistor blower. Berikut adalah cara memperbaiki resistor blower AC mobil:

Langkah 1: Matikan Mesin Kendaraan

Pastikan mesin kendaraan sudah dimatikan sebelum memulai perbaikan.

Langkah 2: Akses Resistor Blower

Biasanya, resistor blower terletak di dekat kipas blower AC. Anda perlu melepas penutup atau panel yang melindungi resistor.

Langkah 3: Lepaskan Kabel Daya

Lepaskan kabel daya yang terhubung ke resistor blower.

Langkah 4: Lepaskan Resistor Blower

Lepaskan baut atau sekrup yang mengikat resistor blower ke kendaraan. Hati-hati lepaskan resistor dari tempatnya.

Langkah 5: Periksa dan Ganti Resistor

Periksa kondisi resistor blower. Jika resistor terlihat terbakar atau rusak, Anda perlu menggantinya dengan resistor yang baru dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda.

Langkah 6: Pasang Kembali Resistor

Pasang kembali resistor blower ke tempatnya dan kencangkan baut atau sekrup dengan aman.

Langkah 7: Sambungkan Kembali Kabel Daya

Sambungkan kembali kabel daya ke resistor blower.

Langkah 8: Nyalakan Mesin Kendaraan

Nyalakan mesin kendaraan dan periksa apakah kontrol kecepatan blower berfungsi dengan baik.

4. Mengatasi Bunyi-Bunyi pada Blower AC

Bunyi-bunyi yang tidak biasa dari blower AC mobil bisa mengganggu dan menjadi tanda masalah yang perlu diperbaiki. Berikut adalah beberapa langkah untuk mengatasi bunyi-bunyi pada blower AC:

Langkah 1: Matikan AC

Ketika Anda mendengar bunyi yang tidak biasa, matikan AC dan kendaraan terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Langkah 2: Periksa Kipas Blower

Buka akses ke blower AC dan periksa kipas. Bunyi yang datang dari blower AC sering kali disebabkan oleh benda asing yang masuk ke dalam kipas. Bersihkan benda asing tersebut jika ada.

Langkah 3: Periksa Lem

Periksa komponen-komponen blower AC, terutama bantalan dan lapisan pelindung di dalamnya. Jika komponen ini aus atau rusak, mereka bisa menjadi penyebab bunyi. Ganti komponen yang rusak.

Langkah 4: Periksa Penyaring Udara

Bunyi yang berasal dari penyaring udara yang kotor atau tersumbat dapat menjadi masalah. Periksa penyaring udara dan bersihkan atau ganti jika perlu.

Langkah 5: Periksa Baut dan Kencangkan

Periksa semua baut atau sekrup yang mengikat komponen blower AC. Bunyi yang tidak biasa juga bisa disebabkan oleh baut yang kendur. Pastikan semuanya kencang dengan benar.

Langkah 6: Konsultasikan dengan Mekanik

Jika bunyi-bunyi tersebut masih tidak hilang setelah langkah-langkah di atas, konsultasikan masalah ini dengan mekanik profesional. Bunyi yang tidak biasa bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius.

5. Menambah Kinerja Blower AC Mobil

Untuk meningkatkan kinerja blower AC mobil, Anda dapat melakukan beberapa tindakan perawatan dan peningkatan. Berikut adalah beberapa cara untuk menambah kinerja blower AC:

1. Bersihkan Blower Secara Teratur

Membersihkan blower AC dan komponen-komponennya secara teratur membantu menjaga aliran udara yang baik. Debu dan kotoran dapat menghambat kinerja blower.

2. Ganti Penyaring Udara

Penyaring udara yang bersih dan efisien memastikan bahwa blower menghasilkan udara bersih dan sehat. Gantilah penyaring udara secara berkala.

3. Periksa Selang Saluran Udara

Pastikan tidak ada kebocoran pada selang-selang saluran udara yang menghubungkan blower dengan saluran udara kabin. Kebocoran dapat mengurangi aliran udara.

4. Periksa Motor Blower

Pastikan motor blower berfungsi dengan baik. Motor yang lemah atau rusak dapat mengurangi kinerja blower.

5. Ganti Resistor Blower

Jika Anda merasa bahwa kecepatan blower kurang memadai, pertimbangkan untuk mengganti resistor blower dengan yang baru.

6. Bersihkan Kabin

Membersihkan kabin kendaraan secara teratur akan membantu menjaga kualitas udara dan memungkinkan blower untuk berfungsi lebih efisien.

7. Periksa Refrigeran AC

Pastikan bahwa sistem pendinginan AC memiliki cukup refrigeran. Refrigeran yang cukup akan memungkinkan AC untuk lebih efisien mendinginkan udara yang ditiupkan oleh blower.

6. Memperbaiki Motor Blower AC yang Lemah

Jika blower AC mobil mengalami masalah kinerja atau kelihatannya lemah, masalah tersebut mungkin disebabkan oleh motor blower yang lemah atau rusak. Berikut adalah langkah-langkah untuk memperbaiki motor blower AC yang lemah:

Langkah 1: Matikan Mesin Kendaraan

Pastikan kendaraan dalam keadaan mati sebelum memulai perbaikan.

Langkah 2: Akses Motor Blower

Untuk mengakses motor blower, Anda perlu membuka panel atau penutup yang melindunginya. Biasanya, motor blower terletak di bawah dashboard depan.

Langkah 3: Periksa Motor Blower

Periksa motor blower untuk tanda-tanda kerusakan atau keausan. Jika Anda melihat tanda-tanda keausan, mungkin perlu mengganti motor blower.

Langkah 4: Ganti Motor Blower

Jika motor blower rusak atau melemah, Anda harus menggantinya dengan yang baru. Pastikan motor yang baru sesuai dengan merek dan model kendaraan Anda.

Langkah 5: Pasang Motor Blower Baru

Setelah mendapatkan motor blower yang baru, pasang kembali motor tersebut dengan benar sesuai petunjuk produsen.

Langkah 6: Uji Kinerja

Nyalakan mesin kendaraan dan hidupkan AC untuk menguji apakah motor blower yang baru berfungsi dengan baik. Pastikan aliran udara kuat dan kencang.

7. Mengganti Kipas Blower AC

Mengganti kipas blower AC adalah pekerjaan yang lebih rumit dan memerlukan pemahaman mekanik dasar. Jika Anda merasa yakin untuk melakukannya sendiri, berikut adalah panduan umum:

Langkah 1: Matikan Mesin Kendaraan

Pastikan mesin kendaraan sudah dimatikan sebelum memulai penggantian kipas blower.

Langkah 2: Akses Kipas Blower

Anda perlu melepas panel atau penutup yang melindungi kipas blower dan motor.

Langkah 3: Lepaskan Kipas Lama

Lepaskan kipas lama dengan hati-hati dari motor. Biasanya, kipas terpasang dengan baut atau sekrup.

Langkah 4: Periksa Kipas Baru

Pastikan kipas pengganti memiliki spesifikasi yang sesuai dengan kipas lama.

Langkah 5: Pasang Kipas Baru

Pasang kipas baru ke motor blower dan pastikan semuanya terkencang dengan benar.

Langkah 6: Pasang Kembali Panel atau Penutup

Pasang kembali panel atau penutup yang melindungi kipas blower.

Langkah 7: Uji Kinerja

Nyalakan mesin kendaraan dan hidupkan AC untuk menguji apakah kipas blower yang baru berfungsi dengan baik. Pastikan aliran udara kuat dan kencang.

8. Mengatasi Blower AC yang Tidak Berputar

Jika blower AC mobil Anda tidak berputar, ada beberapa masalah yang mungkin terjadi. Berikut adalah beberapa langkah untuk mengatasi blower AC yang tidak berputar:

Langkah 1: Periksa Fuse AC

Periksa fuse atau sekering yang terkait dengan sistem AC. Jika fuse terbakar, ganti dengan yang baru.

Langkah 2: Periksa Relay AC

Relay AC yang rusak juga bisa menjadi penyebab blower tidak berputar. Periksa dan ganti relay jika diperlukan.

Langkah 3: Periksa Kabel dan Konektor

Periksa kabel daya dan konektor yang terhubung ke blower AC. Pastikan semuanya terhubung dengan baik dan tidak rusak.

Langkah 4: Ganti Resistor Blower

Resistor blower yang rusak bisa menyebabkan blower berhenti berputar. Ganti resistor jika diperlukan.

Langkah 5: Periksa Motor Blower

Jika motor blower rusak atau melemah, itu bisa menjadi penyebabnya. Periksa motor blower dan ganti jika perlu.

Langkah 6: Periksa Sakelar AC

Sakelar AC yang rusak atau bermasalah juga bisa menghentikan blower. Periksa sakelar dan ganti jika diperlukan.

Langkah 7: Konsultasikan dengan Mekanik

Jika Anda telah mencoba semua langkah di atas dan blower masih tidak berputar, sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan mekanik profesional. Masalah yang lebih kompleks mungkin memerlukan pengetahuan teknis yang lebih mendalam.

Upgrade AC Mobil ke Double Blower

Kelebihan dan Kekurangan AC Double Blower

Double blower adalah peningkatan yang populer untuk sistem AC mobil. Kelebihan dan kekurangan dari AC double blower adalah sebagai berikut:

Kelebihan AC Double Blower:

  • Aliran Udara Ganda: Double blower memiliki dua kipas blower yang menghasilkan aliran udara yang lebih kuat dan merata di seluruh kabin mobil. Ini membantu menciptakan suasana lebih sejuk di mobil.
  • Lebih Cepat Mendinginkan Kabin: Dengan aliran udara ganda, suhu kabin dapat mencapai tingkat kesejukan yang diinginkan lebih cepat.
  • Penyebaran Udara yang Merata: Blower ganda memastikan bahwa udara didistribusikan merata di seluruh mobil, sehingga setiap penumpang merasakan kenyamanan yang sama.
  • Pilihan Kecepatan yang Lebih Banyak: Dalam sebagian besar kasus, double blower memiliki lebih banyak opsi kecepatan blower, memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk mengatur aliran udara sesuai preferensi mereka.

Kekurangan AC Double Blower:

  • Biaya: Upgrade ke double blower bisa mahal. Ini melibatkan biaya pembelian komponen tambahan dan biaya instalasi.
  • Konsumsi Daya Lebih Tinggi: Karena memiliki dua kipas blower, double blower biasanya mengonsumsi lebih banyak daya listrik daripada sistem blower tunggal.
  • Pemasangan yang Rumit: Memasang double blower memerlukan pengetahuan teknis yang cukup, dan Anda mungkin memerlukan bantuan mekanik profesional.

Cara Memasang Double Blower AC Mobil

Memasang double blower pada AC mobil adalah tugas yang rumit dan memerlukan pemahaman teknis yang baik. Biasanya, langkah-langkahnya melibatkan:

  1. Pembelian Double Blower: Pertama, Anda perlu membeli unit double blower yang sesuai dengan merek dan model mobil Anda.
  2. Pemutusan Daya: Pastikan mesin kendaraan dimatikan dan baterai dilepaskan untuk keamanan.
  3. Akses ke Sistem AC: Buka panel atau penutup yang melindungi sistem blower AC lama.
  4. Pemasangan Double Blower: Pasang double blower baru dengan hati-hati sesuai petunjuk produsen. Ini biasanya melibatkan pemasangan kedua kipas blower di dalam sistem AC.
  5. Koneksi Listrik: Hubungkan kabel listrik double blower ke sistem listrik mobil sesuai dengan petunjuk produsen.
  6. Uji Kinerja: Setelah pemasangan selesai, hidupkan mesin kendaraan dan uji kinerja double blower. Pastikan aliran udara bekerja dengan baik.
  7. Pasang Kembali Panel atau Penutup: Pasang kembali panel atau penutup yang dilepas sebelumnya.
  8. Periksa Tekanan Refrigeran: Periksa tekanan refrigeran pada sistem AC. Kadang-kadang, peningkatan blower memerlukan penyesuaian tekanan refrigeran.

Perbedaan Blower dengan Filter AC Mobil

Apa Beda Blower dengan Filter AC Mobil?

Blower dan filter AC mobil adalah dua komponen yang berbeda tetapi terkait erat dalam sistem AC kendaraan. Perbedaan utama adalah:

  • Blower AC adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan aliran udara dingin atau panas di dalam kabin mobil. Blower bekerja dengan menggerakkan udara melalui filter AC dan melewatkannya melalui penukar panas (evaporator atau pemanas) sebelum meneruskannya ke dalam kabin kendaraan.
  • Filter AC Mobil, di sisi lain, adalah komponen yang bertanggung jawab untuk membersihkan udara yang masuk ke sistem AC dari debu, kotoran, polusi, dan partikel lainnya. Filter ini membantu menjaga kualitas udara di dalam kabin dengan mencegah partikel-partikel tersebut masuk ke dalam sistem AC dan mencampurkan udara yang ditiupkan ke kabin.

Kelebihan Menggunakan Filter AC Mobil

Menggunakan filter AC mobil memiliki sejumlah kelebihan, termasuk:

  • Peningkatan Kualitas Udara: Filter AC membantu menjaga udara di dalam kabin tetap bersih dan sehat dengan menyaring partikel berbahaya.
  • Perlindungan Terhadap Alergi: Filter AC juga dapat membantu mencegah partikel alergen seperti serbuk sari dan bulu hewan masuk ke dalam kabin, menjaga kenyamanan penumpang yang memiliki alergi.
  • Perlindungan Terhadap Bau Tak Sedap: Filter AC juga dapat membantu menghilangkan bau tak sedap dalam kabin dengan menyaring partikel yang dapat menghasilkan bau.
  • Perpanjangan Umur Sistem AC: Dengan menyaring partikel-partikel kasar, filter AC dapat membantu mencegah kerusakan pada komponen-komponen sistem AC seperti blower dan evaporator.

Penjelasan Teknis Blower AC Mobil

Sistem Kelistrikan Blower AC

Sistem kelistrikan blower AC mobil terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk:

  • Blower Motor: Ini adalah motor listrik yang menggerakkan kipas blower untuk menghasilkan aliran udara.
  • Resistor Blower: Resistor ini digunakan untuk mengatur kecepatan blower. Resistor berfungsi dengan mengubah hambatan listrik untuk mengatur kecepatan blower.
  • Sakelar Blower: Sakelar ini memungkinkan pengendalian blower oleh pengemudi atau penumpang.
  • Kabel Listrik: Kabel menghubungkan semua komponen tersebut ke sistem listrik kendaraan.
  • Fuse dan Relay: Fuse (sekering) dan relay digunakan untuk melindungi sistem AC dan blower dari kerusakan akibat lonjakan listrik.

Skema Pengaturan Blower AC

Pengaturan blower AC pada umumnya melibatkan beberapa pilihan kecepatan. Sakelar blower AC biasanya memiliki posisi seperti “Off,” “Low,” “Medium,” dan “High,” yang mengatur kecepatan blower sesuai dengan preferensi pengemudi atau penumpang.

Rangkaian Blower AC

Rangkaian blower AC umumnya terdiri dari sakelar blower, resistor blower, fuse, relay, dan kabel listrik yang menghubungkan semuanya. Rangkaian ini berfungsi untuk menggerakkan blower motor dengan berbagai tingkat kecepatan sesuai dengan pengaturan pengemudi.

Kecepatan Blower AC Mobil

Blower AC mobil biasanya memiliki beberapa tingkat kecepatan, mulai dari rendah hingga tinggi. Pengemudi atau penumpang dapat memilih kecepatan yang diinginkan dengan menggunakan sakelar blower. Kecepatan blower memengaruhi seberapa cepat atau lambat kabin mobil dapat mencapai suhu yang diinginkan.

Selektor Blower AC

Selektor blower AC adalah komponen yang memungkinkan pengemudi atau penumpang memilih arah aliran udara. Pilihan umum termasuk mengarahkan udara ke wajah, kaki, atau kaca depan. Dengan mengubah selektor, Anda dapat mengatur distribusi udara sesuai dengan preferensi Anda.

10 Merk Blower AC Mobil di Indonesia

Berikut adalah 10 produk blower AC mobil yang paling banyak digunakan di Indonesia, berdasarkan data penjualan dari berbagai toko online dan offline:

1. Denso

Denso adalah salah satu produsen komponen otomotif terbesar di dunia. Blower AC mobil Denso dikenal dengan kualitasnya yang baik dan tahan lama. Blower AC mobil Denso tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

2. Hitachi

Hitachi adalah produsen komponen otomotif asal Jepang yang juga terkenal dengan kualitas produknya. Blower AC mobil Hitachi tersedia dalam berbagai ukuran dan model, termasuk blower AC mobil untuk mobil mewah.

3. Mitsubishi

Mitsubishi adalah produsen mobil asal Jepang yang juga memproduksi blower AC mobil. Blower AC mobil Mitsubishi tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil Mitsubishi.

4. Valeo

Valeo adalah produsen komponen otomotif asal Prancis yang juga memproduksi blower AC mobil. Blower AC mobil Valeo tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

5. Nippondenso

Nippondenso adalah produsen komponen otomotif asal Jepang yang juga memproduksi blower AC mobil. Blower AC mobil Nippondenso tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

6. Mitsuba

Mitsuba adalah produsen komponen otomotif asal Jepang yang juga memproduksi blower AC mobil. Blower AC mobil Mitsuba tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

7. Greco

Greco adalah produsen komponen otomotif asal Indonesia yang juga memproduksi blower AC mobil. Blower AC mobil Greco tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

8. Denso Indonesia

Denso Indonesia adalah anak perusahaan Denso yang memproduksi blower AC mobil di Indonesia. Blower AC mobil Denso Indonesia tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

9. Hitachi Automotive Systems Indonesia

Hitachi Automotive Systems Indonesia adalah anak perusahaan Hitachi yang memproduksi blower AC mobil di Indonesia. Blower AC mobil Hitachi Automotive Systems Indonesia tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

10. Mitsubishi Electric Indonesia

Mitsubishi Electric Indonesia adalah anak perusahaan Mitsubishi yang memproduksi blower AC mobil di Indonesia. Blower AC mobil Mitsubishi Electric Indonesia tersedia dalam berbagai ukuran dan model untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis mobil.

 

Demikianlah artikel tentang Blower AC Mobil. Semoga Bermanfaat!

Cek Informasi Teknologi dan Artikel yang lain di Google News Alwepo.com